oleh

Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Mulyorejo, Sekdes dan Timlak Serahkan data Ke Kejaksaan Bojonegoro

-BERITA-558 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Terkait pelaporan dugaan korupsi Dana Desa ( DD ) di Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, sebesar Rp. 210 juta tahun anggaran 2021 untuk pembangunan jalan lingkungan desa di RT 01, RW 01 Desa Mulyorejo, Kejaksaan negeri Bojonegoro memanggil Sekretaris desa, Arif Murtaji dan Tim pelaksana pembangunan Desa Mulyorejo, Ali Muali, Senin, (26/09/2022).

Kasi Intel Kejaksaan Bojonegoro, Reza, yang dikonfirmasi netpitu.com membenarkan kedatangan Sekdes dan Timlak pembangunan desa Mulyorejo, Kec. Balen, tersebut. Hanya saja menurut Kasi Intel Kejari Bojonegoro, terhadap kedua orang tersebut Kejaksaan tidak melakukan pemanggilan secara resmi tetapi diminta datang ke Kejaksaan untuk menyerahkan berkas data yang belum dimiliki Kejaksaan.

Baca Juga :  Peringati HJD Brimob Bojonegoro Gelar Pengajian

” Bukan pemanggilan ( dipanggil, red ) tetapi yang bersangkutan datang sendiri ke kantor memberikan beberapa data-data yang kita perlukan,” terang Kasi Intel Kejari Bojonegoro, Reza, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya, Senin, ( 26/09/2022).

Saat ditanya perkembangan kemajuan penangan perkara dugaan korupsi dana desa tersebut, dikatakan Reza, untuk sementara ini masih dalam tahap penyelidikan.

Diberitakan sebelumnya, dugaan kasus korupsi dana desa tahun anggaran 2021, sebesar Rp. 210 juta untuk pembangunan peningkatan jalan lingkungan RT. 01, RW 01, Desa Mulyorejo, Kec. Balen tersebut telah dilaporkan oleh warga desa Mulyorejo pada bulan Juni 2022 lalu. Karena dalam APBDes terdapat rencana kegiatan pembangunan di lingkungan jalan RT 01, RW 01, tetapi hingga batas tahun anggaran hingga Juni 2022 pelaksanaan pekerjaan pembangunan tidak dilaksanakan.

Baca Juga :  Babak Baru Perkara Nama Bupati Bojonegoro, Pengadu Laporkan Penyidik Ke Divpropam Mabes Polri

” Setelah dilaporkan ke kejaksaan, proyek tersebut baru dikerjakan dan sampai sekarang belum selesai,” ujar salah satu warga desa Mulyorejo, Kec. Balen, yang enggan disebut namanya.

Kendati proyek tersebut baru dikerjakan warga desa berharap aparat hukum kejaksaan negeri Bojonegoro menindak pejabat desa yang terbukti melakukan korupsi Dana Desa dan segera menuntaskan penanganan perkara tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Peringati HJD Propinsi Jawa Timur Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah

” Toh kalau sekarang ini baru dikerjakan sumber dananya dari mana ?. Kan nggak jelas, karena tahun anggaran 2021 sudah berlalu dan LPJ sudah disetorkan ke Pemkab,” ujar warga.

( ro )