Merasa Direndahkan Ojek Online Bojonegoro Tuntut Prabowo Minta Maaf

- Team

Senin, 26 November 2018 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Solidaritas Ojek Online Bojonegoro, menuntut Capres No. 02, Prabowo Subiyanto, meminta maaf kepada ojek online se Indonesia. Lantaran telah melecehkan profesi ojek online dalam pernyataannya pada tanggal 21 Nopember 2018 lalu, yang menyatakan lulus SMA paling jadi ojek online.

Pernyataan Prabowo tersebut telah memicu kemarahan ojek online, sehingga mereka berbondong-bondong melakukan aksi unjuk rasa dan menuntut permintaan maaf Prabowo kepada pengemudi ojek online.

“Profesi kami terhormat, ojek online juga punya harga diri, jangan lecehkan kami. Prabowo harus minta maaf kepada ojek online, karena telah melecehkan profesi ojek online,” ujar koordinator lapangan unjuk rasa, Kikis, di depan gedung DPRD Bojonegoro, Senin, (26/11).

Dalam paparannya di Indonesia Economic Forum, Prabowo menyampaikan slide presentasi kepada peserta dengan menampilkan ikon topi berlambangkan SD, SMP, SMA dan helm ojek.

Ilustrasi itu diakuinya sebagai gambaran lulusan SMA masa kini yang cenderung memilih menjadi sopir ojek ketimbang berkarir di tempat lain maupun melanjutkan pendidikannya.

“Yang paling di sebelah kanan adalah topi SD, setelah ia lulus, ia pergi ke SMP, setelah ia lulus, ia pergi ke SMA, dan setelah lulus dari SMA, ia menjadi pengemudi ojek. Sedih, tetapi ini kenyataan,” ujar Prabowo, saat itu.

Baca Juga :  Real Count KPU Jokowi Maruf Menang Telak di Tuban 73.61 Persen

Pernyataan Prabowo ini telah dianggap melecehkan profesi pengendara ojek online di Indonesia.

Di Jawa timur saja, setidaknya sudah ada 4 kota yang ada ojek online melakukan unjuk rasa yang menuntut permintaan maaf Prabowo. Diantaranya, Ojek online Surabaya, Malang, Tuban dan kini disusul Bojonegoro.

“Ojek online tidak berpolitik, jangan dibawa-bawa ke ranah dunia politik hanya untuk memenuhi hausnya kekuasaan dan kerakusan kekuasaan. Prabowo harus minta maaf kepada ojek online,” seru Kikis, saat unjuk rasa, di Bojonegoro, Senin, (26/11). Pernyataan yang merendahkan profesi ojek online tersebut, menurut Kikis merupakan sikap arogansi Prabowo, yang tak mencerminkan sikap pemimpin yang bijak.

Baca Juga :  LSI Denny JA: 56,6 Persen Warga NU Pilih Jokowi - Maruf Amin

Unjuk rasa damai yang diikuti sekitar 50 orang pengemudi ojek online tersebut, dimulai jam 09.45 Wib, dengan pengawalan ketat polisi.

Capres nomor urut 02, Prabowo Subiyanto, dengan gara poltik bicaranya kerap melakukan blunder yang akhirnya berujung pada protes warga yang menuntut Prabowo minta maaf.

Seperti tampang Boyolali, karena pernyataan Prabowo yang dianggap melecehkan orang Boyolali tersebut, Prabowo mendapat kecaman keras dari warga Boyolali yang menggelar demo besar-besaran.

(pur/ro)

Berita Terkait

KPU Resmi Tetapkan Joko Widodo – Maruf Amin Presiden dan Wakil Presiden Terpilih
Ketua MUI Bojonengoro Kecam Perusuh Demo 22 Mei
Menang 16.957.123 Suara, Jokowi Maruf Amin Deklarasi Kemenangan di Kampung Deret
KPU Selesaikan Rekap Suara Nasional, Jokowi Maruf 85.036.828 Suara dan Prabowo Sandiaga 68.442.493 Suara
Ketua PAN Zulkifly Hasan Ucapkan Selamat Kepada Jokowi Maruf Amin
KPU Rekap 138.405.558 Suara 30 Provinsi. Jokowi Maruf Unggul 14.055.302 Suara
Jokowi Maruf Amin Unggul di Kaltim
Jokowi Maruf Unggul di Kalimantan Barat