oleh

Biaya Haji Tahun 2018 Masih Menunggu Keputusan Presiden

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pusat memprediksi biaya ibadah haji tahun 2018/1439 mengalami kenaikan. Kenaikan biaya penyelenggaraan haji tahun ini diprediksi mencapai Rp 900.670 jika dibandingkan dengan biaya haji tahun 2017. Namun kepastian besaran biaya haji tersebut masih menunggu keputusan Presiden.

Menurut Kantor Kemenag Pusat, biaya ibadah haji pada tahun 2018 sebesar Rp 35.790.982,00. Biaya ini mengalami peningkatan jika dibandingkan biaya haji tahun 2017 yakni sebesar Rp 34.890.312,00.

Masrukin, Kasi Haji dan Umroh mengungkapkan bahwa kenaikan biaya tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu kenaikan pajak pertambangan nilai sebesar 5 persen, naiknya biaya penerbangan, dan penambahan makanan untuk jaman haji.

“Calon jamaah haji diharapkan bersabar dulu mengenai biaya haji, biaya haji tahun ini menanti Keputusan Presiden (Kepres). Setelah Kepres ada Kemenag Bojonegoro akan mengumumkan biaya haji tersebut”, terang Kasi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Bojonegoro.

Masrukhin menambahkan, setelah Kepres diterbitkan diharapkan kepada calon jamaah haji yang rencananya berangkat tahun ini segera melunasi. Biaya haji tahun 2018 yang resmi sesuai Keputusan Presiden Joko Widodo.

Dijumpai terpisah, Sutar calon jamaah haji dari Kecamatan Kepuhbaru mengharapkan Kepres tentang biaya haji segera diterbitkan, sehingga biaya pelunasan haji tahun ini segera dilunasi.

(pur)