oleh

Kades Tinumpuk Ajak Warga Semprotkan Disinfektan

BOJONEGORO.Netpitu.com – Tak salah jika warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, memilih Pak Sumber, SE menjabat sebagai Kepala Desa untuk yang ke tiga kalinya. Dalam Pilkades bulan lalu.

Pasalnya, Pak Sumber, SE memang memiliki kepedulian luar biasa kepada seluruh warga desanya. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan mencegah penularan virus Covid-19.

Sebanyak kurang lebih 350 rumah warga, tersebar di delapan RT dan dua RW. Pada tanggal 25 Maret 2020 kemarin, seluruhnya saling bahu membahu bergotong royong, menyemprotkan disinfektan. Ke semua pelosok desanya.

“Hingga ke dalam rumah, pawon, kamar tidur, kamar mandi. Gotong royong kita semprot,” tutur Pak Sumber, SE kepada Netpitu.com.

Keseluruhan biaya yang digunakan untuk membeli obat-obatan penyemprot, menghabiskan dana sekitar Rp 2 juta. Yang diambil dari APBDes Tinumpuk sendiri.

Sebagaimana diketahui, Bupati Bojonegoro telah mengeluarkan sebuah maklumat No. 360/983/412.208/2020, perihal tindakan pencegahan penyebaran virus Covid-19. Yakni, meminta seluruh Kades dan jajarannya, melakukan penyemprotan disinfektan.

Imbauan dari maklumat Bupati inilah, yang langsung disikapi oleh Kades Tinumpuk. Guna melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di desanya.

“Seluruh warga sudah paham, betapa ganasnya virus Covid-19. Semangat waspada dan hati-hati, menjadi pendorong utama kami dalam melakukan kerja gotong royong,” jelas Kades Tinumpuk.

Lantaran situasi dan kondisi yang rawan penyakit, Pak Sumber, SE pun memberikan contoh konkret, dengan menunda pesta hajatan perkawinan anak ragilnya.

Semula, memang telah ditata dan direncanakan secara matang. Bahwa, hajat perkawinan bakal digelar pada tanggal 3 April 2020. Namun lantaran situasi tidak memungkinkan, diputuskan menunda pesta hajatan itu.

Seluruh pesta hajatannya ditunda. Hanya dilakukan prosesi ijab kobul, semata. “Yang terpenting kan ijab kobulnya itu. Sebagai tanda telah sah secara hukum agama dan hukum pemerintahan,” tegas Pak Sumber, SE.

Ia pun berharap, agar warga yang memiliki acara hajat perkawinan dan hajat yang lainnya. Ditunda semuanya, hingga kondisi memungkinkan.

(rie)