oleh

Bhaksos Sembako Polres Tuban Libatkan Ormas dan Komunitas

TUBAN. Netpitu.com – Pandemi Covid -19 memberikan dampak siginifikan terhadap perekonomian dunia, termasuk di Indonesia.

Akibat adanya wabah Covid-19 yang melanda Indonesia membuat pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas diluar rumah bagi masyarakat.
Akibatnya, perekonomian warga semakin melemah serta berdampak pada sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Polres Tuban kembali memberikan bantuan kepada warga terdampak covid-19 yang berada di Kabupaten Tuban.

Sebagaimana kegiatan pendistribusian bantuan sosial Polri sebelumnya, kali ini setiap Polres di semua Polda Jatim termasuk Polres Tuban mendapatkan 10 ton beras dari Mabes Polri yang harus didistribusikan kepada masyakat terdampak Covid. Dari jumlah tersebut telah disiapkan 2000 paket beras kemasan 5 kg yang siap digelontorkan untuk warga Bumi Wali.

Penyerahan secara simbolis Gerakan Baksos Polri Peduli Covid 19 Tahap II dilakukan pada Rabu (27/5/2020) di Halaman Mapolres Tuban kepada Polsek jajaran untuk disalurkan pada warga yang sudah terdata.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, SIK.,SH.MH., mengatakan, Gerakan Bhaksos Polri Peduli Covid 19 ini sebagai bentuk perhatian dari Polri untuk warga yang terdampak Pandemi Covid 19 dan sebagai antisipasi kerawanan di masyarakat terhadap polemik yang sekarang berkembang mengenai masyarakat penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Bhaksos Polri kali ini, berupa beras 10 ton langsung akan kita bagi-bagi kepada warga terdampak Covid-19 yang membutuhkan, masing-masing penerima akan mendapatkan 5 kilogram, dan tetap untuk masyarakat belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah,” jelas Kapolres dihalaman belakang Mapolres Tuban kepada awak media termauk netpitu.com.

Pendistribusiannya sendiri selain dengan TNI dalam hal ini jajaran Kodim 0811 Tuban, juga dilakukan dengan melibatkan beberapa Organisasi Masyarakat, Keagaman dan beberapa kelompok komunitas lainnya seperti meliputi Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Muhammadiyah Cabang Tuban, Komunitas Perguruan Pencak Silat seperti Setia Hati Teratai (PSHT), Pagar Nusa (PN) Kera Sakti (KS), serta Kelompok Disabilitas. Hal ini dimaksudkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap sesama serta wujud sinergitas Polri dengan berbagai elemen yang ada.

“Semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap situasi dan kondisi saat ini akibat dampak dari wabah virus Corona ini,” terangnya.

(met)