oleh

Polisi Temukan Selebaran Teror di Mobil Patroli

SERANG. Netpitu.com – Lebaran tahun ini nampaknya cukup melelahkan bagi Polisi lantaran selain harus menjaga keamanan masyarakat dalam perayaan Idhul Fitri, mengamankan dan melancarkan arus lalu lintas kendaraan di jalan, masih ada tugas lain bagi Polisi yang tak kalah pentingnya. Yakni menjaga diri sendiri dari ancaman serangan teroris yang sengaja diarahkan pada penegak hukum itu.

Aksi teror di hari lebaran tersebut dimulai dari penyerangan Pos Jaga Mapolda Sumatera Utara yang menewaskaan salah satu polisi, Aiptu M. Sigalingging, pada Minggu (25/5) dini hari. Banyak pihak terkejut dan sekaligus mengecam aksi biadab itu.

Bagaimana perbuatan begitu biadabnya itu bisa dilakukan oleh seorang muslim yang tengah berjihad dengan mengatasnamakan agama Islam begitu picik melakukan kekacauan di tengah perayaan haari raya umat Islam, Idhul Fitri.

Kini, berselang sehari muncul lagi selebaran yang diduga skema teror yang ditemukan di wiper mobil patroli polisi, Senin (26/6) pukul 14.00 WIB di Pos Lantas Polres Serang Jl Veteran Kota Serang.

Soal informasi adanya selebaran teror yang sengaja disampaikan kepada polisi itu, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kertas tersebut ditemukan di salah satu mobil patroli yang berada di Pos Pengaman Lalulintas. Namun hingga kini belum diketahui siapa orang yang menaruh
selebaran tersebut di mobil polisi.

“Tadi siang, dengan menggunakan kertas yang ditaruhh di wiper salah satu mobil patroli,” ujarnya, saat dihubungi wartawan, Senin (26/6) malam.

Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat tetap tenang dan waspada. “Yang jelas sedang di dalami oleh anggota kita. Masyarakat tetap waspada tapi tidak perlu terlalu cemas,” kata Listyo.

Dia memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam menyikapi segala bentuk teror di tengah masyarakat.

“Kita juga tidak akan tinggal diam,” tandasnya.

Dikonfirmasi adanya kaitan teror tersebut dengan penangkapan beberapa terduga teroris di Pandeglang beberapa hari lalu, pihaknya belum bisa memastikan dan mengaku masih perlu mendalami.

“Motifnya macam-macam, bisa ada oknum yang tidak bertanggung jawab ingin bikin resah. Bisa juga bagian dari mereka. Justru itu yang sedang kita dalami,” kata Listyo.

Hingga saat ini, Listyo memastikan kondisi Kota Serang masih aman terkendali. “Kalau siaga 1 memang karena sekarang dalam Operasi Ramadaniya 2017,” ujarnya.

(Red/Md)