Pelanggar Protokol Kesehatan di Tuban Akan Didenda

- Tim

Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Pemkab Tuban akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di Bumi Wali. Langkah ini sebagai tindak lanjut setelah Kabupaten Tuban ditetapkan menjadi Zona Merah penyebaran Covid-19.

Kepada Tim Media Center Tuban dan netpitu.com, Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., mengungkapkan Pemkab Tuban terus melakukan pengetatan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan. Tindakan represif dan pemberlakuan denda bagi pelanggar akan diterapkan.

“Saat ini tengah disusun Peraturan Bupati (Perbup) yang memuat sanksi lebih tegas bagi Pelanggar Protokol kesehatan, Perbup ini akan menyempurnakan Perbup sebelumnya, yaitu Perbup Nomor 34 Tahun 2020 tentang Kewajiban Penggunaan Masker Selama Pandemi Covid-19” ungkapnya, Rabu (26/08/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberlakukannya sanksi lebih tegas ini termasuk pengenaan denda disesuaikan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dan petunjuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur kaitannya dengan penegakan terhadap protokol kesehatan. Dalam Perbup sebelumnya, warga yang melanggar hanya dikenai sanksi sosial, berupa penyitaan KTP maupun menyapu jalan.

Baca Juga :  Sebanyak 14 Tiang Listrik Roboh Di Desa Tanjungharjo Kapas

Wabup Tuban mengatakan nantinya Perbup tersebut akan disosialisasikan ke 20 kecamatan di Kabupaten Tuban. Seluruh masyarakat Kabupaten Tuban diharuskan mematuhi protokol kesehatan sebagai langkah bersama memutuskan penyebaran Covid-19. Selanjutnya, aparat penegak hukum akan melakukan penertiban dan penindakan bila diketemukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan.

Wabup kelahiran Rengel ini menyayangkan masih banyak masyarakat yang menyepelekan protokol kesehatan, termasuk di tempat wisata dan angkutan umum. Sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 akhir-akhir ini berasal dari warga yang sering beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga :  Terima Pendaftaran PPP KPUD Bojonegoro Tunggu Instruksi KPU Pusat

“Karenanya, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan, seperti gunakan masker maupun jaga jarak aman. Hal ini sebagai wujud adaptasi kebiasaan baru,” tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati, S.T., M.Kes., menjelaskan Kabupaten Tuban ditetapkannya status Zona Merah per tanggal 25 Agustus malam. Penetapan tersebut didasarkan pada 15 indikator dari Satgas Covid-19 pusat. Indikator tersebut diantaranya penurunan jumlah kasus positif, jumlah meninggal, jumlah kasus suspek selama 2 minggu dari puncak, serta penurunan angka kematian per 100 ribu penduduk.

Endah Nurul menerangkan terjadi perubahan pola penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban. Hal ini disebabkan karena transmisi lokal terjadi dengan cepat. Selain itu, wabah menyebar secara luas dan banyak kluster-kluster baru.

Baca Juga :  JOB PPEJ Serahkan Alat Praktek Pengeboran Migas

Sekretaris Dinas Kesehatan Tuban ini mengungkapkan Gugus Tugas akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan isolasi mandiri, baik dari kondisi rumah maupun tentang kedisiplinan pasien. Pemkab Tuban telah menyediakan Rumah Isolasi Kabupaten dan akan menambah rumah isolasi di tingkat kecamatan.

“Ruang isolasi di rumah sakit juga akan ditambah,” tuturnya ke netpitu.com.

Dari data peta sebaran hari ini, kembali terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 10 Orang, sehingga secara kumulatif jumlah Pasien terkonfirmasi positif adalah 335 Orang, dengan jumlah Pasien Sembuh sebanyak 225 orang, jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 44 orang dan pasien yang masih dalam perawatan dan isolasi sebanyak 66 orang. Sedangkan Jumlah Suspek sebanyak 19 Orang.

(met)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00