Antisipasi Dini Penyakit Menular 436 WBP Jalani Screening dan Pengobatan

- Team

Kamis, 27 September 2018 - 08:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban dan Puskesmas Kebonsari Tuban kota, Lapas kelas II b Tuban menggelar skrining Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan tahanan di aula Lapas setempat, Rabu (26/09/2018).

Sugeng Indrawan, Kepala Lapas kelas II B Tuban saat diwawancarai netpitu.com menyampaikan, pihaknya jauh hari telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk kegiatan ini.

Sejurus kemudian, dari pihak Dinkes Tuban mendelegasikan Puskesmas Kebonsari Tuban kota untuk melakukan skrining TB/HIV.

Pihaknya mengaku, karena banyaknya WBP dan tahanan, maka ia ingin memaksimalkan jam kerja yang ada.

“Total ada 436 WBP dan narapidana yang mengikuti screning ini, hasilnya saat ini belum bisa disampaikan sekarang karena masih berlangsung,” ucap Sugeng.

Adapun tujuan kegiatan tersebut, Sugeng mengaku ingin mendeteksi dini para WBP dan tahanan apabila nantinya secara diagnosis terjangkit TB/HIV, maka pihak medis akan melakukan langkah-langkah lanjutan sebagai upaya perawatan atau pengobatan.

Baca Juga :  Bupati Huda Minta Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Sementara itu, Dadang Dwi Utomo perwakilan Puskesmas Kebonsari menjelaskan, apabila nanti ditemukan ada yang terindikasi terinveksi HIV, maka pihak kesehatan tidak serta merta akan membeberkan datanya. Karena, hal ini menyangkut privasi masing-masing penderita, jadi tidak sembarang orang boleh tahu.

“Sampai saat ini kita baru dapat memeriksa sekitar 200 an orang dan belum ditemukan tanda-tanda TB/HIV, semua masih negatif. Dan kalau memang waktunya tidak memungkinkan, besok kita akan kembali lagi,” ucap Dadang yang juga ketua mutu Puskesmas Kebonsari ini.

Baca Juga :  Gatot Nurmantyo Sebut Berita Dirinya Bergabung Ke PAN dan Prabowo, Hoax

Ditambahkannya, dari setiap orang yang mengikuti screning ini, setiap orang dapat mengetahui hasilnya dalam waktu 10 menit.

Meski demikian, pihaknya mengaku bahwa hasilnya tidak sembarang orang tahu.

“Nanti yang tahu hanya pihak medis, Kalapas, dan yang bersangkutan, karena ini sangat sensitif. Jadi mohon maaf tidak bisa kita ekspos,” pungkasnya.

(met)

Berita Terkait

Bupati Tuban Izinkan Karantina Wilayah Desa Episentrum Covid19
Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan Padat Penduduk
Bupati Huda Minta Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Ketika Bupati Anna Muawanah Menikmati Lomba Kicau Burung
Udek, Uniknya Tradisi Warga Desa Turigede Lakukan Sedekah Bumi
Komisi VII DPR RI : Sumur Minyak Tradisional Potensi Tambah Lifting Minyak
Peringati Hari TNI, Persit KCK Gelar Menghias Lomba Nasi Tumpeng
Pameran IBD EXPO 2018 Perhutani Masih Andalkan Pendapatan Dari Penjualan Kayu Glondong