oleh

Proyek Drainase dan Trotoar Kota Rusak Pipa Air PDAM dan Jaringan Gas Alam

-BERITA-307 views

BOJONEGORO. Netpitu. com – Warga sekitar Jalan Gajah Mada dan Basuki Rahmat mengeluhkan air PDAM yang mati total selama 2 (dua) hari ini dan juga matinya pelayanan jaringan gas alam ke rumah warga, Rabu (26/10/2022).

Menanggapi keluhan warga tersebut Direktur PDAM Kabupaten Bojonegoro Khoirul Anwar angkat bicara. Dikatakan tidak mengalirnya air PDAM dikarenakan adanya pembangunan trotoar dan saluran air di sepanjang jalan Basuki Rahmat.

“Semua orang pasti sudah tahu dengan adanya pemasangan Udit dan trotoar di semua ruas jalan kota Bojonegoro dan karena pembangunan trotoar tersebut, pipa air PDAM banyak yang putus dan pecah terkena alat berat pembangunan dari Trotoar saat menggali saluran air. Karena semua trotoar hampir seluruhnya dibangun,” ungkap Koirul Anwar, Direktur PDAM Bojonegoro.
Direktur PDAM Bojonegoro, Khoirul Anam.

Baca Juga :  Pungutan Uang Sumbangan SMP Negeri 1 Temayang Tak Melalui Komite

Menurut Khoirul Anam, pihak team PDAM yang di lapangan selalu memantau dan mengecek setiap jalan yang terdapat pipa PDAM. Agar tahu di daerah mana dan bagian mana serta jalan mana yang airnya tidak keluar.

“Untuk team pemeliharaan kami akan kirim tengki langsung ke warga yang terdampak/airnya tidak keluar. Untuk air PDAM dijalan Gajah Mada dan Basuki Rahmat kami team PDAM belum mengetahuinya kalau mati, karena belum ada warga atau pihak RT yang melapor,” tandas Khoirul Anam.

Baca Juga :  Harga Bahan Pangan Merambat Naik Pedagang Pun Mulai Resah

Lebih lanjut ungkap Khoirul, biasanya untuk RT yang mengetahui air PDAM tidak keluar langsung melapor atau mengirim surat pemberitahuan ke PDAM. Pihak PDAM juga tidak mungkin langsung mengganti pipa yang pecah dan menyambung pipa yang putus.

” Karena jika kami langsung menganti dan menyambung pipa tampa menunggu pekerjaan trotoar selesai, pasti pipanya akan putus dan pecah lagi. Maka dari itu team pemeliharaan kami berkeliling dan memantau desa mana yang airnya mancet dan tidak keluar maka team kami akan kiri air lewat tengki,” tandasnya.

Baca Juga :  Sampai September 2022 Realisasi Pendapatan Negara di Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan Capai 82,28 Persen

Sementara itu dari pantauan netpitu.com di lapangan, Kamis, ( 27/10/2022), air PDAM yang dua hari sebelumnya tidak mengalir, hati ini sudah mulai mengalir namun debet airnya sangat kecil.

Pembangunan drainase dan trotoar perkotaan di Bojonegoro ini tidak hanya mengakibatkan rusaknya pipa jaringan air PDAM tetapi juga mergak8batkan rusaknya jaringan pipa gas alam sehingga banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengeluhkan matinya kompor gas alam lantaran tidak adanya aliran gas.

( put/yon)

Komentar

1 komentar

Komentar ditutup.