oleh

Usung Basuki Jadi Balon Bupati, Suyuti Mulai Lawan Yoto

BOJONEGORO. Netpitu.com – DPD PAN Bojoneoro mulai unjuk gigi, Minggu (26/11) kemarin di Komplek Masjid Al Biru, Dander, Bojonegoro, ketua DPD PAN Bojonegoro mendeklarasikan dukungan terhadap Basuki sebagai bakal calon Bupati Bojonegoro.

Sikap ini tentunya bertentangan dengan kebijakan Suyoto, mantan ketua DPW PAN Jatim, dan Bupati Bojonegoro yang terang-terangan telah menyatakan diri mendukung Kuswiyanto sebagai bakal calon Bupati.

Kuswiyanto adalah anggota DPR Fraksi PAN yang nantinya diharapkan dapat meneruskan kepemmpinannya sebagai kepala daerah Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan Basuki adalah PNS Pemkab Bojonegoro, yang juga didukung Yoto sebagai bakal calon wakil Bupati yang mendampingi Kuswiyanto.

Dukungan Suyoto terhadap Kuswiyanto – Basuki dilakukan tanpa tedeng aling-aling baik melalui pemberitaan maupun gambar banner yang dipasang sepanjang jalan. Dimana gambar photo Suyoto yang berdiri diantara gambar photo Kuswiyant – Basuki nyata-nyata mendukung pasangan Kus-Bas sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro 2018 meski saat sekarang posisi Suyoto masih menjabat Bupati Bojonegoro hinga 13 Maret 2018 mendatang.

Pencalonan Basuki sebagai bakal calon Bupati oleh DPD PAN Bojonegoro ini nampaknya ditanggapi serius oleh politisi partai Nasdem, Joko Adi Sunaryo. Anggota Bappilu Nasdem Bojonegoro itu mengatakan bahwa sikap Nasdem mendukung Kuswiyanto sudah final. Seperti diketahui Kuwiyanto adalah kader partai PAN yang sekrang mejadi anggota DPR RI.

“Nasdem tidak bergeming kendati PAN Bojonegoro mencalon Basuki sebagai Balon Bupati. Nasdem tetap mencalonkan Kuswiyanto sebagai Balon Bupati,” ujar Joko Adi kepda netpitu.com, Senin, (27/11).

“Nasdem akan berjuang untuk mendapatkan partai koalisi untuk mengusung Kuswiyanto sebagai Cabup meski PAN Bojonegoro tidak memberikan dukungan,” lanjutnya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa timur Fraksi PAN, Agu Maemun, menyatakan bahwa usulan bakal calon kepala daerah memang diusulkan dari bawah, DPC atau DPD, ke DPP, hanya saja soal siapa nanti yang ditetapkan dalam surat keputusan DPP partai sebagai pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada itu menjadi hak mutlak DPP.

“DPD hanya mengusulkan sedang keputusannya menjadi hak DPP,” ujar Agus Maemun, seusai acara reses anggota DPRD Jatim Agus Maemun, di kompleks Masjid Al Biru, Dander.

(dan)