Bupati Huda Luncurkan BPNTD dan Wisuda Keluarga Penerima Manfaat PKH

- Tim

Jumat, 27 Desember 2019 - 13:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban, H Fathul Huda, luncurkan BPNTD dan Wisuda Keluarga Penerima Manfaat  Program Keluarga Harapan Graduasi Mandiri Sejahtera 2019, di Pendapa Kridho Manunggal Tuban, Kamis (26/12/2019).

Bupati Tuban, H Fathul Huda, luncurkan BPNTD dan Wisuda Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Graduasi Mandiri Sejahtera 2019, di Pendapa Kridho Manunggal Tuban, Kamis (26/12/2019).

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H Fathul Huda, meluncurkan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) dan Wisuda Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi Mandiri Sejahtera tahun 2019, di Pendapa Kridho Manunggal Tuban, Kamis (26/12/2019).

Hadir pada kegiatan ini Ketua DPRD Tuban HM Miyadi, S.Ag, MM; Wakil Bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si; Sekretaris Daerah Dr Ir. Budi Wiyana, M.Si; pimpinan OPD, dan Camat.

Tampak pula Divisi Teknologi Informasi Bank Jatim, dan pimpinan Bank Jatim Cabang Tuban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini juga diikuti pendamping PKH, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, serta sejumlah KPM.

Bupati Huda menyampaikan, pelaksanaan program bantuan sosial (Bansos) hendaknya didukung pemanfaatan IT, dan database yang valid.

Upaya ini dimaksudkan untuk menekan angka kemiskinan dan upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat di Tuban.

Baca Juga :  Peringati Hari Pajak KPP Pratama Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih

Karenanya, pendamping PKH dan TKSK diharapkan senantiasa melakukan validasi data.

“Mengingat data ini menjadi acuan pelaksanaan Bansos atau Basis Data Terpadu (BDT),” kata Bupati Huda.

Sejalan dengan pelaksanaan program bansos, Pemkab Tuban berupaya menurunkan angka pengangguran yang saat ini yang berada pada angka 2,8 persen walaupun angka tersebut masih di bawah standar nasional, provinsi, maupun International Labour Organization (ILO).

Pemkab juga berupaya menekan besaran biaya hidup untuk menurunkan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Tingginya biaya hidup disebabkan daya beli masyarakat rendah, karena harga barang dan kebutuhan pokok yang mahal.

Ia menginstruksikan agar dinas terkait melakukan langkah-langkah strategis untuk menurunkan harga bahan pokok.

Diantaranya, intens menggelar operasi pasar dan optimalisasi pengolahan beras di Gudang Sistem Resi Gudang (SRG).

Baca Juga :  Ngaji Blusukan Bareng Gus Miftah, Khidmat dan Semarak

Berbagai langkah tersebut memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Oleh karena itu, harus dilaksanakan beriringan dan saling berkoordinasi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban, Hj Nurjanah, dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan BPNTD di Jawa Timur baru dilaksanakan di 2 kabupaten yaitu Tuban dan Ngawi.

Tahun 2019, pelaksanaan BPNTD di Tuban meliputi 4 kecamatan yaitu, Kecamatan Tuban, Semanding, Kerek, dan Kecamatan Montong. Program ini tersebar di 31 desa dengan jumlah penerima sebanyak 168 KPM.

“Sedangkan pada 2020, BPNTD akan diperluas ke seluruh kecamatan dengan jumlah penerima 4.421 KPM,” jelas Nurjanah.

Jumlah KPM PKH Graduasi di Tuban mencapai 1.068 KPM. Rinciannya KPM PKH Graduasi Mampu sebanyak 378 KPM, KPM PKH Graduasi Mandiri 262 KPM, dan KPM PKH Graduasi Mandiri Sejahtera sebanyak 428 KPM.

Baca Juga :  Inilah Himbauan Bupati Tuban Soal Sholat Jumat di Masjid

Tuban termasuk 5 besar peraih penghargaan KPM Graduasi terbanyak di Jawa Timur. Penghargaan ini diraih pendamping PKH atas nama Setyaningsih dari Kecamatan Jatirogo.

Graduasi Mampu merupakan kategori bagi KPM PKH yang tidak layak mendapat bantuan karena memiliki asset yang lebih dari KPM lain (inklusif eror).

Kedua, Graduasi Mandiri yaitu kategori bagi KPM PKH yang sudah mampu, dengan kesadaran sendiri keluar dari kepesertaan PKH.

Ketiga, Graduasi Mandiri Sejahtera adalah KPM PKH yang sudah keluar dari kepesertaan PKH, dan sudah sejahtera mandiri.

Pada kategiri ini mereka mempunyai usaha stabil, serta terjamin peningkatan kualitas hidup keluarganya.

(met)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Kadal Ireng Tour Healing Of Java
Peringati HJD ke 117 Tahun Desa Pacing Gelar Seni Tayub
Coldova Rock Band Goncang Lapangan Meliwis Putih
Kemeriahan Pesta Rakyat di RW 01 Kel. Ngrowo
Menjaga Kekompakan Brimob Olah Raga Bareng Kodim
Polres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Dengan Media

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00