IDI Keluarkan Siaran Pers Soal Penyakit Pneumonia Akibat Virus Corona

- Tim

Selasa, 28 Januari 2020 - 11:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjelasan IDI soal penyakit pneumonia yang diakibatkan oleh virus corona.

Penjelasan IDI soal penyakit pneumonia yang diakibatkan oleh virus corona.

TUBAN. Netpitu.com – Menindaklanjuti adanya kasus pneumonia berat atau virus corona yang bermula di kota Wuhan, Tiongkok yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru yang dikenal sebagai Novel Coronavirus (2019-nCOV), Ikatan Dokter Indoensia (IDI) mengeluarkan siaran pers resminya tertanggal 24 Januari 2020.

Melalui siaran pers tersebut, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Daeng M Faqih, SH,MH menjelaskan bahwa gejala penyakit pneumonia berat mirip dengan pneumonia pada umumnya seperti demam, lemas, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernafas, hal ini Perlu diwaspadai oleh orang dengan usia lanjut dan juga balita. Pada orang dengan lanjut usia atau memiliki penyakit penyerta lain, memiliki risiko lebih tinggi untuk memperberat kondisi.

Baca Juga :  Suyoto Lengser, PMII Beri Catatan Merah : "Rakyat Sedang Tertindas"

Ketua IDI juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke Rumah Sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, masyarakat juga diharapkan untuk melakukan dan meningkatkan gaya hidup sehat, seperti: Menjaga kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi public; Hindari mengusap mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan; Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk; Gunakan masker dan segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika meiliki gejala saluran napas; Istirahat bila sedang sakit dan menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah dan sayur minimal 3 kali perhari dan makan makanan bergizi.

Baca Juga :  Hujan Tiga Hari Harga Daun Tembakau Merosot Tajam

Yang tidak kalah penting, masyarakat diharap untuk mengindari kontak dekat dengan orang yang sakit infeksi saluran napas; Sering mencuci tangan, khususnya setelah kontak dengan pasien dan lingkungannya; Hindari menyentuh hewan atau unggas atau hewan liar (wild animals);

Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan; Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan; setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan beritahu dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

Sementara itu dihubungi oleh Tim Media Center, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, dr. Bambang Priyo Utomo mengungkapkan bahwa himbauan tentang bahaya penyakit pneumonia berat atau virus corona ini sudah disebarkan keseluruh fasilitas kesehatan baik swasta maupun pemerintah.

Baca Juga :  Bupati Lepas Keberangkatan 883 Calon Jamaah Haji Tuban

“Hal ini untuk mengantisipasi jika kemungkinan didapatkan pasien dengan ciri-ciri penyakit tersebut,” ujarnya.

Walaupun sampai saat ini tidak ditemukan pasien dengan gejala tersebut di Kabupaten Tuban, Seperti pada siaran pers dari IDI, Kadinkes berpesan kepada masyarakat untuk dapat menerapkan pola hidup sehat sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga, hal ini dengan harapan dapat meminimalisir datangnya berbagai penyakit, namun jika dirasakan ada keluhan sakit, masyarakat diharapkan segera menghubungi petugas di fasilitas kesehatan terdekat.

(met).

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00