Jadi Tersangka Perkara Korupsi Mantan Kades Rahayu SKN Tidak Ditahan Polisi

- Tim

Selasa, 28 Januari 2020 - 11:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi korupsi dana desa.

Gambar ilustrasi korupsi dana desa.

TUBAN. Netpitu.com – Tersandung kasus dugaan korupsi APBDes 2017 – 2018, mantan Kepala Desa (Kades) Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, SKN, ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Satreskrim Unit ll Polres Tuban.

SKN yang menjabat sebagai Kades Rahayu periode 2013 – 2019 itu, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya sebagai Kades dalam pengelolaan APBDes tahun anggaran 2017 – 2018, yang bersumber dari Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) dan Tanah Kas Desa (TKD), dengan kerugian negara Rp 257 juta.

SKN diduga telah melakukan penyelewengan penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2018, pada kegiatan belanja pengadaan gedung baru Taman Pendidikan Quran ( TPQ ) yang dianggarkan Rp. 157 juta.

Namun dalam realisasi pelaksanaan pembangunannya tim pelaksana kegiatan pembangunan TPQ hanya menerima uang Rp. 122 juta. Sehingga terdapat kekurangan bayar Rp. 35 juta.

Selain dana desa, mantan Kades Rahayu, SKN, diduga juga menggelapkan Anggaran Dana Desa ( ADD ) yang bersumber dari APBD Kab. Tuban tahun anggaran 2017.

Penggelapan APBDes TA 2017 tersebut disamarkan dalam kegiatan belanja pengadaan meubeler kantor Desa Rahayu sebesar Rp. 35 juta. Dimana dalam pelaksanaan APBDes 2017 Desa Rahayu, kegiatan belanja meubeler tersebut tidak pernah dilakukan namun dilaporkan dalam realisasi anggaran belanja atau kegiatan fiktif.

Sedangkan penyimpangan anggaran desa lain yang dilakukan oleh SKN, penggelapan APBDes yang bersumber dari PADes atas pengelolaan Tanah Kas Desa.

Baca Juga :  Sat Narkoba Ungkap Kasus Sabu 73,94 gram, Pemakai, Pengedar Dan Bandar Diringkus

Mantan Sekretaris Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, Dasim, yang juga turut diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut membenarkan adanya perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan kepala Desa Rahayu, SKN.

Kepada netpitu.com Dasim mengakui jika dirinya pernah dipanggil penyidik Satreskrim Unit ll Polres Tuban, untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus tersebut.

“Saya dipanggil sebagai saksi tanggal 12 Desember 2019 lalu,” terang Dasim, mantan Sekdes Rahayu.

“Kabar terakhir yang saya peroleh dari Polres Tuban, pertengahan Januari (2020) ini, penyidik sudah menetapkan (SKN) sebagai tersangka, tetapi tidak disertai penahanan tersangka,” tambah Dasim.

Lebih lanjut dikatakan Dasim, bahwa sebelumnya APIP Kabupaten Tuban juga pernah melakukan audit laporan keuangan dan belanja Desa Rahayu dan APIP Tuban menemukan sejumlah penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran APBDes Desa Rahayu yang tidak ssuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh SKN, sebagai Kades Rahayu saat itu.

Baca Juga :  Dishub Kaji Pembangunan Terminal Type C, Kecamatan Rengel

Sementara itu, berkaitan dengan tidak ditahannya SKN setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit ll Satreskrim Polres Tuban, netpitu.com telah mengkonfirmasikan alasan penyidik tidak dilakukannya penahanan terhadap SKN kepada Kapolres Tuban, AKBP Nanang Hariyono. SH. SIK. M.Si, melalui pesan Whatsaapnya (27/01/2020).

Tetapi hingga berita ini ditulis, Selasa (28/01/2020) Kapolres Tuban, AKBP. Nanang Hariyono, belum memberi jawaban.

(ro/met)

Berita Terkait

Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ
Pengadilan Negeri Bojonegoro Kampanyekan Zona Integritas WBK Dan WBBM

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00