oleh

Pungutan Parkir Di Gedung DPRD Saat Bojonegoro Bersholawat Dikeluhkan Pengunjung

-BERITA-349 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Praktik pungutan parkir di halaman kantor DPRD Bojonegoro pada saat gelaran Bojonegoro bersholawat bersama Habib Syech, Senin, 27/06/2022, oleh petugas Satpam DPRD tidak dibenarkan Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Bojonegoro, Dedy Kurniadi.

Dikatakan Dedy, l pada saat acara Bojonegoro bersholawat parkir kendaraan diberlakukan gratis, jika ada yang menarik uang parkir silahkan dilihat namanya dan di laporkan ke kami akan kami tindak tegas oknum Jukir tersebut.

Jika yang memungut parkir itu adalah oknum dari Dishub, maka Dishub akan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Apabila ditemukan adanya parkir liar atau memungut jasa parkir akan diserahkan pada pihak kepolisian untuk dapat diproses.

Baca Juga :  Peringati HJD Brimob Bojonegoro Gelar Pengajian

“Apabila ditemukan adanya parkir liar atau memungut jasa parkir akan kita serahkan pada pihak kepolisian untuk dapat diproses,” tandas Dedy Kurniadi.

Sebelumnya bermunculan keluhan pengunjung Bojonegoro bersholawat yang memarkirkan kendaraannya di halaman kantor DPRD. Untuk setiap kendaraan roda 4 dipungut Rp 10 ribu dan kendaraan roda 2 Rp. 5 ribu.

Salah satu pengunjung pecinta sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf saat di konfirmasi menjelaskan, dirinya parkir sepeda motor di halaman DPRD, dan di tarik uang parkir sebesar Rp 5000 rupiah.

Baca Juga :  Abrasi Bantaran Sungai Bengawan Solo Ancam Keberadaan Rumah Warga

“Bahkan meminta uang parkirnya dengan memaksa, harus bayar sebesar Rp 5 ribu. Jukir tersebut juga mengatakan apabila sepeda motor yang diparkir di dalam halaman kantor DPRD Bojonegoro wajib bayar sebesar Rp 5 ribu.

Lebih jelas ungkapnya, Jukir itu juga mengatakan bahwa dirinya adalah satpam DPRD penjaga Kantor DPRD jadi untuk sepedah montor atau mobil yang di parkir dalam halaman DPRD wajib bayar, tandasnya.

Dalam pantauan Netpitu.com di lokasi, bahwa terdapat seseorang pria berbaju merah atau oknum yang mengaku sebagai Satpam DPRD ini memberikan karcis berwarna hijau, dan lalu menarik uang sebesar Rp. 5 ribu rupiah untuk sepeda motor yang telah di parkir di dalam halaman kantor DPRD Bojonegoro.

Baca Juga :  Ratusan Rumah Warga Di Kecamatan Sekar Tersapu Banjir Bandang

Selain tarif parkir di atas, kententuan aktivitas parkir yang dilakukan oleh oknum Satpam tersebut juga diketahui tanpa mengantongi izin parkir di dalam halaman kantor DPRD Bojonegoro tersebut, atau surat tugas dari pihak DPRD maupun dari Dinas Perhubungan (Dishub).

(Put)