oleh

Murtadho Si Kepala Besi Anti Helm Ini Kena Batunya

BOJONEGORO. Netpitu.com – Menegakkan hukum tak selalu dengan palu hakim pengadilan ataupun timah panas yang dilepas dari pistol sang petugas polisi. Bisa dengan senyum, bahkan jika perlu datang bersilaturahmi ke rumah pelaku pelanggaran hukum.

Seperti terjadi di Bojonegoro, Senin (27/8), Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si bersama Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto, SH., SIK., MH dan anggota Sat Lantas lainnya, mendatangi rumah pelaku pelanggaran lalu lintas di pertigaan trafic light Klangon, yang mengendarai sepeda motornya tanpa memakai helm.

Pelanggar lalu lintas diketahui bernama Murtadho (44) beralamat di jalan MH. Thamrin Gag Rukun Lorong 1 RT 009 RW 002 Kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Kota Bojonegoro.

Bagi sebagian warga kota Bojonegoro nama Murtadho sudah dikenal sebagai orang berkepala besi. Bukan karena kekauannya tetapi juga tidak pernah menggunakan helm pelindung kepala setiap mengendarai motor. Aksi menolak helm inipun sudah dilakukannya selama bertahun-tahun. Kalupun ada yang mengingatkan pastilah Murtadho cuma membalasnya dengan ucapan ” Yo ben dicekel leh ( Ya biar ditangkap),” sembari ketawa.

Tapi kali ini Murtadho benar-benar kena batunya, di saat terkena razia polisi, Murtadjo pun hanya menyerah pasrah. Murtadho pun tidak “ngeyel” seperyi biasanya.

Hmmm, memang keterlaluan ya Murtadho ini, ketika polisi memintanya untuk menunjukkan surat-surat kendaraan motor (STNK, SIM) saja, Murtadho pun bilang nggak bawa.

Polisipun tak kehabisan akal, lantas mereka meminta KTP Murtadho, untuk ditahan sebagai barang jaminan. Dengan maksud saat nanti akan mengambil KTP, pelaku dapat menunjukkan helm berstandar SNI sebagai alat keselamatan dan SIM serta STNK sebagai kelengkapan berkendara.

Setelah ditunggu 1 x 24 jam Murtadho juga tidak muncul di Satlantas Polres Bojonegoro, maka Kapolres Bojonegoro menjadi tertantang untuk menangani secara khusus pelanggar hukum negara ini.

Kapolres bersama-sana Kasat Lantas, mendatangi rumah Murtadho, sesuai alamat yang tertera di KTP.

Sesampai di rumah Murtadho, Kapolres bersama rombongan bukannya ingin melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas ini, tapi sebaliknya ingin memberikan sebuah helm berstandar SNI serta kaos ajakan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Selain untuk mengajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, kedatangan Kapolres bersama rombongan juga untuk menjalin silaturrahmi antara Polres Bojonegoro dengan pelaku pelanggar lalu lintas.

“Kami ingin mengajak untuk menjadi pelopor berlalu lintas, karena keselamatan bukan untuk Polisi, namun untuk semua pengendara”, imbuh Kapolres.

Usai bersilaturrahmi dan memberikan sebuah helm berstandar SNI sebagai kelengkapan keselamatan berkendara serta membagikan kaos pelopor kesalamatan dan mengajak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan.

Dalam silaturrahmi tersebut juga mengenalkan tentang salah satu tugas polisi sebagai aparat penegak hukum yang memberikan sanksi kepada pelanggar lalu lintas.

“Saat kami bersilaturrahmi, pelaku telah mengakui bahwa perbuatannya salah dan tidak akan mengulanginya”, ucap Kapolres menirukan perkataan pelaku.

“Stop kecelakaan, stop pelanggaran. Keselamatan untuk kemanusiaan”, pesan Kapolres.

He..he..he, Murtadho kaki ini benar-benar kena batunya.

(dan)