oleh

Tiga Rumah Karaoke di Tuban Digrebek Dalam Operasi Gabungan

TUBAN. Netpitu.com – Sedikitnya tiga rumah karaoke yang beroperasi tanpa ijin dari Pemkab dibrak-abrik Satpol PP Tuban yang dibantu Polres, Kodim 0811 dan Subdenpom V/2-4, Senin (27/8).

Operasi gabungan yang digelar oleh Satpol PP ini untuk penegakkan Perda No. 16 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum. Sebanyak 32 personil gabungan dilibatkan pada operasi yang difokuskan di Kecamatan Rengel, dan Kecamatan Parengan.

Selain rumah karaoke liar, sasaran operasi lainnya adalah warung penyedia wanita PSK, dan warung Miras yang berada di Tuban Selatan.

“Operasi gabungan ini digelar setelah mendapatkan aduan dan laporan dari masyarakat,” ungkap Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Tuban, Drs. Sugeng Sutoto. 

Operasi berhasil menertibkan karaoke ilegal di Desa Rengel milik Supriastik. Di lokasi ini, petugas mengamankan satu perempuan pemandu lagu dan satu pria pengunjung.  Petugas juga menyita satu set alat karaoke karena tertangkap tangan saat beroperasi. 

Dii Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Satpol PP juga berhasil menertibkan karaoke milik Ngasrup, dengan ruangan karaoke berada di bawah tanah (bunker). 
Dan petugaspun menyita Miras yang disimpan dalam gudang.

Di Desa yang sama petugas menyasar karaoke ilegal milik Kristina. Melihat kedatangan aparat, pemiliknya langsung mematikan seluruh perangkat. Namun petugas tak mau menyerah begitu saja.

Merekapun meminta keterangan dari pemilik dan pengunjung. Alhasil di tempat ini petugas mengamankan satu set alat sound sistem.

Sugeng menambahkan,  seluruh pemilik karaoke akan dipanggil ke Kantor Satpol PP Tuban. Selanjutnya, akan diserahkan ke bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) yang akan mendalami dan melakukan penyidikan. 

(met)