Tak Berizin, Dinas Perizinan dan Satpol PP Tutup Paksa Batching Plan di Kasiman

- Tim

Senin, 28 Oktober 2019 - 22:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satpol PP bersama Dinas Perizinan Bojonegoro kembali lakukan penertiban usaha tanpa izin, kali ini yang jadi sasaran Batching plan di Kasiman, Senin, (28/10/2019).

Satpol PP bersama Dinas Perizinan Bojonegoro kembali lakukan penertiban usaha tanpa izin, kali ini yang jadi sasaran Batching plan di Kasiman, Senin, (28/10/2019).

BOJONEGORO. Netpitu.com – Satpol PP bersama Dinas Perizinan Bojonegoro kembali lakukan penertiban usaha tanpa izin, kali ini yang jadi sasaran Batching plan di Kasiman, Senin, (28/10/2019).

Penutupan Batching plan di Kasiman timbulkan kontroversi lantaran industri batching plan yang berada di Kasiman tersebut sengaja didirikan untuk memenuhi kebutuhan bahan readymix beton untuk pembangunan proyek jalan poros Kecamatan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Kasus Korupsi PI Bojonegoro, Beda Bupati Beda Peran ( 1 )

Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu Terpadu, Gunardi, mengatankan penutupan terhadap industri batching plan merupakan kebijakan pimpinan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya ditutup sementara, nanti setelah ada izinnya baru boleh beroperasi. Izinnya sudah diurus tetaoi masih dalam proses,” ujar Gunardi, yang dikonfirmasi di rumah dinas Sekda, Senin, (28/10/2019).

Baca Juga :  Siapkan SDM Unggul Pemkab Sediakan Oemah Kreatif

Menurut Gunardi, di Bojonegoro ada sekitar 9 unit industri Batching plan yang belum mengantongi izin. Industri tanpa izin tersebut nantinya juga akan dioperasi dan ditutup operasionalnya.

Termasuk induatri batching plan yang berada di Desa Mojodesa, Kecamatan Kapas, dan batching plan ilegal lain di beberapa Kecamatan. Seperti Gondang dan Sekar.

Baca Juga :  Cabuli Anak Dibawah Umur Kakek Ini Terancam Hukuman 15 Tahun

Sementara itu para pengusaha kontruksi yang selama ini menggunakan jasa industri batching plan Kasiman menyayangkan penyegelan dan penutupan batching plan tersebut. Lantaran selama ini mereka mendaoatkan pasokan kebutuhan readymix beton dari perusahaan industri itu,

“Ini bisa mengganggu kelancaran penyelesaian proyek jalan yang waktunya semakin mepet,” ujar salah seorang pengusaha kontruksi kepada netpitu.com.

(yon)

Berita Terkait

Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ
Pengadilan Negeri Bojonegoro Kampanyekan Zona Integritas WBK Dan WBBM

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00