oleh

Proyek Rigid Jalan Prayungan – Mlinjeng Dipastikan Selesai Tepat Waktu

-BERITA-16 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Proyek pembangunan jalan rigid beton Prayungan – Mlinjeng, telah mencapai 70 persen. Diperkirakan sebelum awal Desember 2021 nanti seluruh pekerjaan proyek sudah selesai 100 persen.

Proyek pembangunan peningkatan jalan Prayungan – Mlinjeng, srpanjang 6,37 kilometer, dengan biaya APBD Rp. 28,6 Milyar dan fiketjakan oleh PT. Mitra Sinergi Visitama itu, menurut pelaksana proyek di lapangan, Sony Koopman, tidak ada ada hambatan yang berarti. Kalaupun ada, hanya karena faktor alam. Seperti TPT yang sudah digali dan siap dikerjakan menjadi longsor kembali karena gerudan air hujan yang deras.

Baca Juga :  Perhutani KPH Parengan Gelontorkan Dana PMUK Rp. 220 Juta

Untuk pekerjaan, Tembok Penahan Tanah ( TPT ), yang menjadi satu paket dengan proyek peningkatan jalan Prayungan – Mlinjeng ini, dikatakan Sony Koopman, panjangnya sekitar 6.158 meter dikali lebar 5 meter.

Sedangkan untuk memperkuat badan jalan, dalam proyek ini juga terdapat pekerjaan proyek TPT yang dibangun di sebelah kanan dan kiri jalan Prayungan – Mlinjeng, dengan volume panjang 2,3 kilometer.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Gali Motif Pelaku Pencurian Mobil Dinas Bupati

Sekarang ini, progres pekerjaan proyek secara keseluruhan sekitar 70 persen.

“Kekurangan pekerjaan rigid beton untuk jalan ada sekitar 2 Kilometer, dan pekerjaan tersebut akan selesai sekitar Minggu ketiga Nopember nanti. Praktis, akhir Nopember nanti, pelaksanaan pekerjaan sudah mencapai 100 persen,” tandas Sony Koopman.

Selanjutnya, 15 hari kerja sisa masa kontrak selesai, dimanfaatkan untuk.pekerjaan pembersihan, tambah Sony, kepada netpitu.com.

Ditandasksn oleh Sony Kaufman, seluruh pekerjaan proyek peningkatan jalan Prayungan – Mlinjeng ini, pengerjaannya sudah sesuai spek. Sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan. “Pasti klenyer,” cetus Sony.

Baca Juga :  Seorang Wanita Tewas Tertabrak Kereta Saat Akan Menyebrang

Terpisah, sebelumnya Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang, Bojonegoro, Retno Wulandari, saat dihubungi netpitu.com, mengatakan setiap item pekerjaan yang akan dilakukan oleh rekanan, di lakukan request kepada konsultan pengawas. Untuk selanjutnya di lakukan checklist.

“Kami pun aktif turun memastikan metode pekerjaan sesuai, sebelum di lanjut ke tahapan berikutnya,” papar Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Bojonegoro, Retno Wulandari..

(Yon/ro)