oleh

Wilayah Hutan Penyumbang Tertinggi Angka Kemiskinan

BOJONEGORO. Netpitu.com – Masih tngginya angka kemiskinan di wilayah Bojonegoro bagian Barat, terutama di Kecamatan Tambakrejo, Ngraho, Margomulyo, Ngambon dan Purwosari, telah menjadi penyumbang tertinggi angka kemiskinan pada rendahnya pencapaian Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Bojonegoro.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Pemkab Bojonegoro berencana fokuskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Digugat Karyawan, Inilah Putusan Pengadilan Niaga Surabaya Soal GDK Bojonegoro

Menurut Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, pemicu tertinggalnya pembanguban di wilayah tersebut lantaran kurangnya akses data dan informasi yang memadai dan aktual. Selain itu, juga kondisi wilayahnya berada di sekitar hutan.

Saat memberikan pembinaan kepada aparatur pemetintah Desa di Kecamatan Tambakrejo, Rabu (26/12), Anna menegaskan, untuk mengejar ketertingggalan tersebut Pemkab Bojonegoro akan fokus melakkan pembangunan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Diduga Lapuk Atap Bangunan KPU Bojonegoro Ambrol

Dikatakan Anna, dalam membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan jangan tanggung-tanggung.

“Kalau mbangun jalan jangan separo-paro, nanti 200 m baik, 100 m nya jelek, jadi harus keseluruhan dan sabar”, tuturnya. Karena Pemerintah Kab. Bojongoro targetkan 2021 seluruh infrastruktur jalan, jembatan akan selesai, tandasnya.

Bupati berharap agar seluruh komponen dan stakeholder yang ada selalu bersinergi dan bekerja keras. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan tindak lanjut kegiatan. Oleh karena itu RPJM Nasional, RPJMD Provinsi, RPJMD Kabupaten/Kota, dan RPJMDEs harus inline serta terintegrasi menjadi satu kesatuan.

Baca Juga :  Membaca Data BPS: "Valid Itu Mutlak !"

(dan)