Bupati Anna Mu’awanah Tak Penuhi Panggilan Polisi, Anwar Sholeh Beri Tanggapan Dingin

- Team

Selasa, 28 Desember 2021 - 12:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com– Tidak hadirnya Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah pada pemanggilan penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro, Senin (27/12/2021) kemarin, ditanggapi dingin oleh Anwar Sholeh, warga Desa Sukorejo, yang melaporkan dugaan pemalsuan data otentik Mu’awanah ke dugaan pemalsuan data otentik atau menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh data itu ( Pasal 266 KUHP ).

Menurut Anwar Sholeh yang ditemui netpitu.com di rumah tinggalnya, seharusnya sebagai seorang pimpinan tertinggi di kabupaten, Anna harusnya memberi contoh, bagaimana kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum itu diterapkan. Bukan malah menghindar atau mengelak dari pemeriksaan polisi terkait dugaan kasus yang dilaporkan.

“Jika demikian, bagaimana bupati bisa menjamin adanya kepastian hukum di wilayah yang dipimpinnya ?. Itu kan tugas bupati,” tegas ketua DPRD Bojonegoro, tahun 1999 – 2004, dengan raut wajah memendam rasa kecewa.

Dikatakan Anwar, pada sekitar seminggu lalu, Anwar juga dipanggil penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pelapor untuk kedua kalinya.

Dengan senang hati Anwar datang ke Mapolres Bojonegoro dan memberikan keterangan yang jelas dan lengkao soal kasus yang dilaporkan ke polisi.

Mengingat lamanya penanganan pelaporannya tersebut, Anwar juga mendesak agar penyiidik segera memanggil Anna Mu’awanah sebagai pihak terlapor atau teradu. Sekaligus membawa data-data yang dimiliki terlapor terkait perubahan nama dari Muk’awanah menjadi Anna Mu’awanah.

“Untuk itu bupati Anna Mu’awanah harus memiliki keputusan penetapan ganti nama dari Pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Jika tidak, ya…. hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegas Anwar lagi.

“Berani berbuat, ya harus berani mempertanggungjawabkan resiko hukumnya dong,” cetus Anwar Sholeh.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, tidak memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Bojonegoro, Senin, (27/12/2021), dengan alasan ada kegiatan rapat.

Kepada wartawan Kapolres Bojonegoro, AKBP. Eva Guna Pandia, membenarkan adanya pemanggilan bupati Anna Mu’awanah tersebut.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bojonegoto, AKP Frans Dalanta Kembaren, kepada wartawan di kantonya menjelaskan bahwa Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah ( Senin, 27/12/2021 ) dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan terkait lapiran Anwar Sholeh. Tapi bupati melalui utusannya menyampaikan ke Polres jika tidak bisa hadir dalam pemanggilan tersebut, karena adanya kesibukan rapat.

” Melalui utusannya, beliau menyampaikan ada rapat,” jelas Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Frans Dalanta Kembaren.

Dari panggilan polisi disebutkan bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, dimintai keterangan atas dasar pelaporan Anwar Sholeh atas peristiwa penulisan nama Anna Mu’awanah pada ijazah Strata 1 yang dikeluarkan oleh Universitas Borobudur, Jakarta, yang diduga tidak sama dengan ijazah sebelumnya ( SD, MTs, MA, red ), sebagaimana diatur dalam Pasal 266 KUHP sub Pasal 264 KUHP.


(ro)

Baca Juga :  Hujan Deras Pemukiman Warga di Desa Ngumpak Dalem Kebanjiran

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03