Warga Desa Rahayu Sayangkan Mantan Kades Tersangka Korupsi Tidak Ditahan

- Tim

Rabu, 29 Januari 2020 - 21:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi karikatur korupsi

Ilustrasi karikatur korupsi

TUBAN. Netpitu.com – Warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, menyayangkan tidak ditahannya mantan Kades Rahayu, SKN, yang menjadi tersangkan korupsi dana APBDes Rahayu tahun anggaran 2017 – 2018, oleh penyidik Unit ll Satreskrim Polres Tuban.

Perbuatan SKN, menurut Ali S, salah seorang warga Desa Rahayu, bukan saja telah merugikan warga Desa Rahayu, tetapi juga merugikan keuangan negara. Karena diantara sumber dana yang diduga diselewengkan oleh SKN itu bersumber dari Pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Tuban, dan Pendapatan Asli Desa Rahayu.

Baca Juga :  Hmmm, Mantan Kades Sumberejo Duga Dana Desa Dipalak Camat Malo

“Harusnya polisi melakukan penahanan terhadap SKN, karena sewaktu menjabat sebagai Kades SKN telah berkhianat terhadap amanah yang telah diberikan oleh warga,” ujar Ali S, kepada netpitu.com, Selasa, (28/01/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kata Ali, penahanan badan terhadap mantan Kades tersangka korupsi bisa menjadi peringatan bagi Kades yang menjabat sekarang ini untuk tidak melakukan perbuatan yang sama ( korupsi ).

Baca Juga :  Polres Tuban Tangkap Pencuri Specialis Speedo Meter Truk Asal Jateng

Penetapan SKN sebagai tersangka dugaan korupsi APBDes Rahayu TA 2017 – 2018 ini menurut Ali, sudah diketahui khalayak warga Desa Rahayu dan menjadi perbincangan diantara warga. Dan warga menyayangkan mantan Kades Rahayu SKN yang telah menjadi tersangka tidak ditahan oleh oleh penyidik Unit Il Satreskrim Polres Tuban.

Diberitakan sebelumnya, SKN yang menjabat sebagai Kades Rahayu periode 2013 – 2019 itu, diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya sebagai Kades dalam pengelolaan APBDes tahun anggaran 2017 – 2018, yang bersumber dari Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD) dan Tanah Kas Desa (TKD), dengan kerugian negara Rp 257 juta.

Baca Juga :  Polisi Kawal Jalannya Sidang Tipiring Hasil Operasi Sikat Semeru

Mantan Kades Rahayu, SKN, dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 jo UU RI 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsii dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan denda minimal 200 juta.

(ro)

Berita Terkait

Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ
Pengadilan Negeri Bojonegoro Kampanyekan Zona Integritas WBK Dan WBBM

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00