oleh

Dari Pimpinan Daerah, Tenaga Kesehatan Hingga Tokoh Masyarakat Terima Vaksinasi Covid-19

-GOODNEWS-268 views

BOJONEGORO..Netpitu.com – Masyarakat Bojonegoro boleh merasa lega, saat sebanyak 3.680 vaksin Sinovac telah ada di Bojonegoro. Setidaknya dengan adanya vaksin ini diharapkan dapat memberikan kekebalan tubuh terhadap resiko penularan Covid-19.

Mengawali vaksinasi Covid-19 di Bojonegoro, yang dilaksanakan di RSUD dr. R Sosodoro Djatikoesoemo, Kamis, (28/1/2021), Bupati Anna Muawanah menjadi orang pertama kali yang menerima suntikan vaksin.

Selanjutnya secara berurutan vaksin diberikan kepada Wakil Bupati, Kapolres, Dandim 0813, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD, Ketua BAMAG Bojonegoro, Ketua Tanfidziyah NU Bojonegoro, Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum, Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur RSUD dr. R Sosodoro Djatikoesoemo.

Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, terima vaksinasi Covid-19.

Hal ini untuk membuktikan bahwa vaksin yang disuntikan pada tubuh itu aman dan halal bagi manusia.

Setelah itu vaksinasi secara serentak diberikan kepada petugas kesehatan dan tenaga kesehatan. Prioritas pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan ini dikarenakan mereka selama ini menjadi garda depan dalam penanganan Covid-19. Sehingga dianggap orang paling rentan tertular virus Corona.

Vaksin Sinovac yang diterima Kabupaten Bojonegoro dari pemerintah pusat sebanyak 3.680 botol itu merupakan penerimaan vaksin pada tahap pertama.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pudji Ningrum, vaksin itu nantinya akan didistribusikan ke 48 fasilitas kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten.

Kapolres Bojonegoro, AKBP. E.G. Pandia, terima vaksinasi Covid-19.

Sedangkan vaksinasi Covid-19 ini nantinya akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ani Pudji Ningrum menyampaikan, Kabupaten Bojonegoro sendiri di tahap pertama menerima sebanyak 3.680 vaksin dan di distribusikan ke sejumlah 48 fasilitas kesehatan di Bojonegoro.

Pencanangan vaksin covid-19 ini merupakan kebijakan pemerintah yang sudah dipertimbangkan dan dianalisa secara matang dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Selanjutnya, untuk vaksinasi tahap kedua, akan diprioritaskan penggunaan kepada aparat yang tugasnya bersinggungan dengan masyarakat secara langsung atau pelayanan publik. Baik Polri,

Barulah setelah itu, vaksi nabg tahap lV akan diberikan kepada masyarakat umum. Sementara itu, kelompok masyarakat yang meliki kerentanan terhadap penyakit, akan diberikan vaksin pada tahap V.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, menjadi orang pertama penetma suntikan vaksi mengatakan vaksin covid-19 ini, aman dan halal. Sebab telah nelalui uji vaksin yang pemakaiannya tidak bahaya dan aman bagi manusia.

“Mari kita sukseskan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, vaksin ini aman dan halal,” ujarnya.

Menurut Bupati, pandemi Covid-19 merupakan kejadian bencana non alam dan di luar dugaan. Sudah hampir setahun lebih pemerintah melakukan upaya penanganan pandemi covid-19 di Indonesia.

“Salah satunya dengan adanya vaksinasi, hal ini merupakan bentuk upaya penanganan pemerintah dalam mengatasi pandemi covid-19,” ucapnya.

Menurut Bupati, pandemi covid-19 merupakan kejadian bencana non alam dan di luar dugaan. Hampir setahun pemerintah melakukan upaya penanganan pandemi covid-19 di Indonesia.

Pemberian vaksin merupakan bentuk dan upaya pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19.

( Advetorial )