oleh

Survei Terbaru CSIS : Jokowi Maruf Unggul 18 Persen

JAKARTA. Netpitu.com – Satu lagi lembaga survei merilis hasil surveinya terkait elektabilitas pasangan Capres dan Cawapres pada Pemilu Presiden 2019. Survei tersebut dilakukan CSIS pada periode 15 -22 Maret 2019. 

Dalam survei yang dilakukan Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan hasil survei elektabilitas Jokowi – Ma’ruf Amin berada diangka 51,4 persen. Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, 33,3 persen.

Sementara responden yang tidak menjawab ada 14,1 persen dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 1,2 persen.

Dari hasil survei CSIS ini, pasangan Capres Cawapres tersebut, Jokowi unggul dari Prabowo dengan selisih kisaran 18 persen.

Survei CSIS dilakukan pada periode 15-22 Maret 2019. Margin of error survei ini kurang-lebih minus 2,21 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 1.960 responden yang dipilih secara acak bertingkat mewakili 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Rentang elektabilitas pasangan berkisar 49,19-53,16 persen untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf, sedangkan Prabowo-Sandiaga di kisaran 31,09-35,51 persen.

CSIS juga menyurvei tingkat kemantapan pemilih kepada dua pasangan calon. Hasilnya, pemilih Jokowi-Ma’ruf mengaku sangat mantap memilih Jokowi sebesar 84,4 persen. Sedangkan yang menjawab kemungkinan masih berubah ada 15,6 persen.

Untuk pemilih Prabowo-Sandiaga mengaku mantap ada 81,3 persen dan yang menjawab kemungkinan berubah ada 18,7 persen.

Tingkat kemantapan pilihan pemilih sudah cukup tinggi. Migrasi pemilih antar-calon diprediksi tidak akan banyak terjadi. Pada masing-masing calon, tingkat loyalitas memilih sudah di atas angkat 80 persen.

“Tingkat kemantapan pemilih Jokowi-Ma’ruf sebesar 84,4 persen, sementara kemantapan pilihan Prabowo-Sandiaga sebesar 81,3 persen,” ujar peneliti dari CSIS, Arya Fernandes, saat memaparkan hasil survei di Hotel Fairmont, Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019).

(*/ams)