oleh

Buntut Pembakaran Bendera PDIP, Pengurus DPC PDIP dan Fraksi PDIP DPRD Datangi Mapolres Bojonegoro

BOJONEGORO. Netpitu.com – Datangi Mapolres Bojonegoro, pengurus DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bojonegoro, melaporkan dan sampaikan pernyataan sikap atas peristiwa pembakaran bendera PDI Perjuangan di depan gedung DPR/MPR Jl. Gatot Subroto, Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2020.

Pengurus DPC PDIP bersama anggota Fraksi PDIP DPRD Bojonegoro dan badan partai BBHAR, sayap partai yang berjumlah sekitar 46 orang tersebut diterima langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP. M. Budi Hendrawan, SIK, MH, di ruang kerja Kapolres, Senin, (29/06/2020).

Sekretaris DPC PDIP Bojonegoro, Hasan Abrory, kepada netpitu.com mengatakan kedatangan pengurus DPC PDIP ke Polres Bojonegoro, untuk melakukan koordinasi dengan Kapolres terkait rencana pemasangan bendera partai.

Sebagaimana diinstruksikan oleh DPP PDIP untuk melakukan pemasangan bendera serentak di selruh jajaran.

“Pemasangan itu sebagai bentuk siaga partai,” ujar Hasan Abrory, yang dikirim melalui pesan Whatsapp-nya kepada netpitu.com.

Inilah beberapa pernyataan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro, yang dusampaikan kepada Kapolres Bojonegoro tersebut.

1. Mengecam keras aksi provokasi dan hasutan yang dilakukan dengan aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan;
2. Mengecam keras berbagai ancaman, tuduhan dan fitnah kepada keluarga besar PDI Perjuangan;
3. Mendesak kepolisian Republik Indonesia sebagai aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas seluruh aktor pembakaran bendera PDI Perjuangan; dan
4. Mendesak pihak kepolisian Republik Indonesia sebagai aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas berbagai hoax, hasutan, ujaran kebencian dan fitnah keji terhadap PDI Perjuangan, karena merusak nama baik PDI Perjuangan, serta berpotensi menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

(ro)