Sunaryo Abuma’in Klarifikasi “Cabut Perkara” Ke Pengadilan Agama Bojonegoro

- Team

Kamis, 30 April 2020 - 12:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sunarryo Abuma'in, SH. MH.

Sunarryo Abuma'in, SH. MH.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sunaryo Abuma’in, kuasa hukum A. Minarti dalam perkara gugatan perceraian, mendatangi kantor Pengadilan Agama Bojonegoro, untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang akan mencabut gugatan perkaranya, lantaran majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut memaksa untuk hadirnya penggugat pada setiap sidang.

Diberitakan sebelumnya, dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugas, Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro akan dilaporkan ke Sistem Informasi Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia (SIWAS MA-RI) oleh H. Sunaryo Abuma’in.

Menurut Sunaryo Abuma’in, saat sidang kedua gugatan perceraian A. Minarti, Hakim ruang satu menyampaikan bila pihak penggugat tetap harus datang saat sidang, pada saat sebelumnya ataupun berikutnya.

“Padahal penggugat sudah menunjuk dan mewakilkan pada kuasa hukumnya. Saya sebagai kuasa hukum dari A. Minarti binti Siswodiharjo terdafrar Regester Perkara nomer 751/pdt.G/2020/PA BJN warga desa Lebaksari Kecamatan Baureno,” ujar Sunaryo Abuma’in, kepada netpitu.com, Kamis (30/04/20), di kantornya.

Dikatakan Sunaryo Abuma’in, penggugat tidak bisa menghadiri sidang, dan tidak mungkin bisa hadirkan karena yang bersangkutan sekarang ini bekerja di Surabaya. Semua mengetahui saat ini kota pahlawan tersebut masuk zona merah (red zone) Pandemi Covid-19.

Menurutnya, Hakim PA dalam hal ini menjalankan tugas tidak sesuai harapan masyarakat. Hakim Ketua Gembong, SH dan hakim anggota lainnya sangat tidak cermat memahami substansi PP-RI nomor 09 tahun 1975 maupun Perma no 1 tahun 2016 pasal 28 ayat ( 3) dan ( 4).

Baca Juga :  Kapolres Lakukan Proses Hukum Tambang Pasir Longsor

Dijelaskan pada pasal 26 ayat 01, yakni setiap kali diadakan sidang Pengadilan yang memeriksa gugatan perceraian, baik penggugat maupun terggugat atau Kuasa mereka akan dipanggil untuk menghadiri sidang tersebut.

Hal tersebut dikuatkan dalam undang-undang Kompilasi Hukum Islam (KHI) tahun 1991 pasal 142, yang menyebutkan denan jelas bahwa pada sidang pemeriksaan gugatan perceraian (suami/isteri) datang sendiri atau mewakilkan kepada kuasanya.

“Artinya penggugat atau tergugat tidak harus datang,” ungkap Sunaryo Abuma’in, kepada netpitu.com.

Mbah Naryo, panggilan akrab Sunaryo Abuma’in, menerangkan bahwa ia telah mengklarifikasi persoalan tersebut dengan Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro dan juga Wakil ketua PA. Terkait dengan Hakim yang memaksa penggugat harus hadir pada setiap persidangan, yang berlanjut tidak bisa digelarnya sidang dan berujung pada pernyataan pencabutan perkara kepada majelis hakim.

Baca Juga :  Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh

“Sebenarnya ada kekurangan berkas perkara nomor 751/pdt.G/2020/PA.BJN tersebut, makanya saya bilang mencabut dengan maksud untuk melengkapi kekurangan berkas tersebut,” jelas Sunaryo Abuma’in.

“Jadi ini hanya miskomunikasi, atau kesalahah pahaman dalam memaknai kata-kata” tambahnya.

Setelah diklarifikasi, para pihak menjadi lega dan saling memaafkan. Sunaryo Abuma’in sendiri dengan tegas menyatakan tidak akan melaporkan Ke BAWAS MA RI.

(ro)

Berita Terkait

Kejaksaan Bojonegoro Tahan 4 Kades Tersangka Korupsi BKKD Nek Kecamatan Padangan
Dugaan Korupsi Praoto Siaga, Kejaksaan Bojonegoro Ijek Mumet Goleki Tersangka Utama
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32