oleh

Tiga Pelaku Curas Specialis Nasabah Bank Tewas Ditangan Macan Ronggolawe

TUBAN. Netpitu.com – Setelah tiga bulan melakukan pengejaran akhirnya Satuan Jatanras, Satreskrim Polres Tuban berhasil menangkap pelaku specialis pencurian dengan kekerasan pada nasabah bank yang selama ini meresahkan masyarakat Tuban. 

“Spesialis pencurian dengan kekerasan lintas provinsi ini terpaksa ditembak untuk dilumpuhkan karena melawan petugas dengan senjata api, ” ujar Kapolres Tuban, AKBP. Nanang Haryono, SH, SIK, M.Si, dalam konferensi pers, Rabu (30/5) di halaman belakang Mapolres Tuban.

Menurut Kapolres, ketiga pelaku Curas yang berhasil ditangkap dan dilumpuhkan tersebut merupakan aktor utama dan eksekutor, di tangkap pada pukul 03.35 WIB di perbatasan Gresik-Surabaya.

Ketika dilakukan penangkapan oleh tim Macan Ronggolawe yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tuban, ketiga pelaku berusaha melawan petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

“Anggota memberikan tindakan tegas dan terukur, kita lumpuhkan dan kita tembak di TKP. Karena terkena peluru mereka bertiga kita larikan ke rumah sakit terdekat.  Namun sayang ketiganya dinyatakan meninggal dunia oleh ahli medis rumah sakit,” jelas AKBP Nanang Haryono.

Ketiga pelaku specialis pencurian dengan kekerasan lintas Provinsi ini menurut Kapolres terpaksa ditembak untuk dilumpuhkan karena melawan petugas dengan senjata api.

Saat ditangkap petugas mereka tengah berada dilokasi persembunyiannya di wilayah Kecamatan Benowo Surabaya atau perbatasan Surabaya – Gresik.

Ketiga pelaku berasal dari Kelurahan Mangunjaya,  Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, mading- mading bernama Asnawi, laki- laki, (46), Pariska, laki- laki, (44), dan satunya bernama Hermansyah, laki- laki, (33) yang juga tetangga dua pelaku lainnya. 

“Pelaku merupakan target petugas setelah  pelaku melakukan 4 kali aksinya di Tuban, tiga TKP diantaranya di wilayah Polsek Bancar yang terjadi di Maret dan Mei dan selanjutnya TKP sisanya di wilayah Polsek Palang.  

Dikatakan Kapolres, dalam menjalankan aksinya pelaku memantau korban yang tengah berada di sebuah bank. Setelah mengambil atau menarik uang tunai dari bank selanjutnya para pelaku membuntuti korban, korban dihadang dan dihentikan dijalan, lalu uangnya dirampas. 

“Apabila korban tidak menyerahkan pelaku mengancam dengan senjata api, ” kata Kapolres .

Rata-rata uang korban yang dirampas dengan kekerasan ini di Tuban ratusan juta rupiah.  Ketiga korbannya adalah  yang pertama Abd. Rohmad dari Desa Tengger Kulon, Kecamatan Bancar dengan kerugian materiil sebanyak Rp.12.810.000,-. 

Selanjutnya Wiwik Wijaya Sri warga Desa Penidon, Kecamatan Plumpang nilai kerugian total mencapai Rp. 43.000.000.- dan kemudian Suci penduduk Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang dengan kerugian uang senilai Rp. 165.000.00.-.

“Korban setelah keluar dari bank diikuti dan pada saat tidak siap mereka di hadang dan tidak segan-segan pelaku membacok atau menembakkan senjatanya berupa 1 Revolver rakitan, 1 makarov organik asli yang kesemuanya betisi peluru tajam,” paparnya lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang bethadil didapat dari penangkapan ini, berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis refvolfer beserta tiga butir peluru, satu pucuk senjata FN beserta tujuh butir peluru dan beberapa sajam jenis clurit dan sangkur 

“Satu unit sepeda motor yamaha XEON warna merah No.pol : N-2198-SB dan satu unit yamaha JUPITER MX warna biru hitam dengan No.pol : AG-6102-DS serta satu Hp Merk Samsung.  Di TKP juga diamankan sejumlah uang tunai senilai Rp. 25.000.000,,” bebernya. 

(gio)