Pondasi Jembatan Ngabungan Ponco – Jatirogo Ambrol Akses Jalan Dibuka Tutup

- Tim

Senin, 30 Juli 2018 - 21:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com -Jembatan Ngabungan yang terletak di jalur Propinsi Bojonegoro-Jatirogo, turut  Desa Kedungjambe, Kecamatan Singgahan ditemukan mengalami runtuh pada pondasi bawah oleh masyarakat setempat yang telah dilaporkan ke Mapolsek dan diteruskan ke Polres Tuban, Minggu, (29/07/2018).          
Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas Polsek dan dikoordinasikan pihak PU Kecamatan Singgahan menyatakan Jembatan NGABUNGAN ini pernah dilakukan perehaban pada tahun 1995.

“Runtuhnya Pondasi bagian bawah diketahui warga pada hari Minggu pagi tanggal 29 Juli 2018 dan langsung dilaporkan ke kami,” papar AKP Budi Santoso, Kapolsek Singgahan kepada netpitu.com

Baca Juga :  Pameran IBD EXPO 2018 Perhutani Masih Andalkan Pendapatan Dari Penjualan Kayu Glondong

Jembatan tersebut panjangnya sekitar 14 meter dan lebar 6 meter dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan karena tiang penyangga jembatan sudah mengalami keropos tinggal separo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah yang dilakukan telah koordinasi bersama di tingkat Forpimcam dengan Pihak PU Kecamatqn Singgahan dan diarahkan koordinasi dengan Bina Marga Bojonegoro.

Untuk sementara kata Kapolsek mantan anggota Polwil Bojonegoro ini telah dikoordinasikan dengan pihak Bina Marga Bojonegoro.

“Sementara ini untuk menangani arus lalulintasa jalur jembatan ditutup separo jalan dengan menggunakan Drum dan Police Line serta arus kendaraan diberlakukan buka tutup demi mengurangi beban,” 

Baca Juga :  Anna Muawanah - Budi Irawanto Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro

Kata Budi Santoso sementara ini hingga siang hari Senin ini pengaturan arus lalulintas telah dilakukan oleh pihak Kepolisian dan DISHUB LLAJ Tuban.

“Selain itu pula kami juga sudah memasang Benner pemberitahuan di empat titik  yaitu dua titik satu jalan yang masuk Kecamatan Jatirogo dan Parengan,” ungkapnya. 

Sementara ini pihak kepolisian telah melakukan penghimbauan bagi Kendaraan Berat dilarang melintasi jalur Singgahan karena pondasi jembatan runtuh.  

“Jadi kita jaga dan dipasang banner dua titik di 100 meter sebelum jembatan pada jalan dekat satu pondasi jembatan runtuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Ngobrol Pintar Nelayan Tuban Dan Kapolres Tuban, Kondisikan Pemilu Damai

Analisa yang dilakukan oleh pihak UPTD PU setempat menyebutkan pada pondasi diperkurakan jembatan runtuh diduga karena bagian bawah terkikis air sewaktu arus air dari atas pada saat musim penghujan.

“Info yang kami terima jembatan ini direncanakan dibangun tahun ini karena mengikuti pelebaran jalan. Pihak Bina Marga sudah berencana melakukan pelelangan kepada kontraktor namun hingga saat ini belum ada kepastian,” jelasnya.

(gio)

Berita Terkait

Bupati Tuban Izinkan Karantina Wilayah Desa Episentrum Covid19
Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan Padat Penduduk
Bupati Huda Minta Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Ketika Bupati Anna Muawanah Menikmati Lomba Kicau Burung
Udek, Uniknya Tradisi Warga Desa Turigede Lakukan Sedekah Bumi
Komisi VII DPR RI : Sumur Minyak Tradisional Potensi Tambah Lifting Minyak
Peringati Hari TNI, Persit KCK Gelar Menghias Lomba Nasi Tumpeng
Pameran IBD EXPO 2018 Perhutani Masih Andalkan Pendapatan Dari Penjualan Kayu Glondong