oleh

Teyeng : Chat Bupati Sudah Masuk Unsur Pribadi

-BERITA-77 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Penyidik Sat Reskrim Polres Bojonegoro, Kamis, 30/09/2021, kembali memanggil 3 orang saksi untuk dimintai keterangan sekitar peristiwa chat bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, yang ditujukan kepada wakil bupati Bojonegoro, Budi Irawanto.

Salah satu saksi yang dijadwalkan dipanggil hari ini adalah Yusti Ribiyanto, yang lebih dikenal dengan panggilan Teyeng, repoter Kompas.tv untuk wilayah Bojonegoro.

Kepada netpitu.com, Teyeng menjelaskan bahwa untuk pemanggilannya hari ini ( Kamis, 30/09/2022 ), sebenarnya diajukan pada Selasa, 28/09/2021. Dan ia diperiksa untuk perkara pencemaran nama baik oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, yang dilaporkan oleh Carrine Irawanto Kumalasari, .

Baca Juga :  Asyiknya Rhamadan di Nurul Falaq, Desa Ngrowo

Menurut Teyeng, ada sekitar 26 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik untuk ia jawab.

Ketika ditanya netpitu.com, soal responnya saat membaca chat yang dituliskan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah yang ditujukan kepada wakil bupati, Budi Irawanto, Teyeng mengatakan kaget dan tak lagi bisa berkata apa-apa. Karena chat bupati Anna Mu’awanah itu dianggapnya sudah menyerang persoalan pribadi wakil bupati, Budi Irawanto.

“Saya tercekat diam, tak lagi bisa bicara apa-apa, waktu membaca chat bupati Anna Mu’awanah,” ujar Teyeng kepada netpitu.com.

Ia, lanjutnya, memilih menunggu respon anggota group yang lain untuk memberikan komentar. Teyeng sendiri mengaku baru membaca chat bupati Anna Mu’awanah tersebut pada sekitar Pukul 08.00 Wib. Sedangkan chat bupati yang diduga telah menyerang nama baik wakil bupati, Budi Irawanto dan keluarganya itu telah dikirim Anna Nu’awanah pada Pukul 05 12 Wib.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Gali Motif Pelaku Pencurian Mobil Dinas Bupati

Tak menolak disebut posisinya sebagai admin group WhatsApp Jurnalis dan Informasi, Teyeng menjelaskan bahwa group Jurnalis dan Informasi adalah group WhatsApp yang sejak lama ada dibuat oleh Dani atau Dan Kuswan pada sekitar 2016 lalu.

Dalam group tersebut terdapat peserta anggota yang jumlahnya ada sekitar 200 orang lebih. Karena banyak yang keluar ( terutama kepala dinas) maka jumlah peserta anggota group sekarang ini bisa dikatakan kurang dari 200 orang.

Baca Juga :  Ke Luar Negeri Tanpa Izin Gubernur Bupati Bojonegoro Terancam Sanksi Pemberhentian Sementara 3 Bulan

“Pemeriksaan saya sebagai saksi dimajukan pada Selasa, 28/09/2021, lalu. Dan saya waktu itu diperiksa oleh penyidik sebagai saksi dalam.pelaporan pencemaran nama baik oleh bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, yang dilaporkan oleh Carrine Uranto Kumalasari, putri bungsu wakil bupati, Budi Irawanto.

Sehingga praktis pada hari ini, Kamis, 30/09/2021, dirinya tidak lagi menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bojobegoro.

(ro)