oleh

Baru 2 Tahun Dibangun Gedung Kantor Kecamatan Sukosewu Sudah Rusak

BOJONEGORO. Netpitu.com – Baru 2 tahun gedung kantor Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, dibangun. Namun kini kondisi bangunan di lantai 2 sudah rusak. Plafon bangunan ambrol dan gentengnya bergeser.

Akibatnya bangunan lantai dua dikosongkan tidak ditempati kegiatan pelayanan kecamatan. Kondisi itu membuktikan kualitas bangunan tidak sesuai spesifikasi rencana gedung.

Selain itu, semua lantai keramik di Pendopo Kecamatan Sukosewu mengalami ambles. Untuk lantai dua, ada empat ruangan yang dua yang dikosongkan, diantaranya ruang seksi pemerintahan, pembangunan, pelayanan dan pendamping desa.

Dari pantauan wartawan Netpitu.com hari Selasa (31/7) untuk sementara pegawai Kecamatan disana menempati bangunan lantai satu.Pengosongan itu dikhawatirkan material gedung lantai dua dapat menjatuhi pegawai atau pengunjung kecamatan.

”Memang sudah tidak ditempati, karena gedung lantai dua kondisinya membahayakan untuk ditempati,” kata Camat Sukosewu, Mohamad Yasir.

Sedangkan plafon yang ambrol dan genteng bergeser di lantai dua, tepatnya dibelakang pendopo kecamatan. Plafon yang terbuat dari gypsum tersebut sebagian sudah hancur dan bolong. Namun genteng yang bergeser sudah diperbaiki sendiri oleh pihak kecamatan.

Padahal, gedung Kantor Kecamatan Sukosewu tersebut baru dua tahun ini direhab total, dengan menghabiskan APBD 2016 sebesar Rp 1,9 miliar. 

Terpisah Kuswo (50) warga yang bertempat tinggal di dekat kantor kecamatan mengatakan sepengetahuannya rusaknya gedung lantai dua sudah terjadi sekitar enam bulan lalu.

Namun tidak mendapat perhatian untuk dilakukan perbaikan.“Saya yakin, gedung dikerjakan asal asalan dan tidak sesuai rencana anggaran biaya. Sehingga genteng gedung bergesr dan plafon ambrol,” katanya.

Hery Prasetyo dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya Bojonegoro ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mendapat laporan ambrolnya plafon Kantor Kecamatan Sukosewu, yang dibangun dua lantai.

”Bukan dinas kami yang bertanggungjawab, dikarenakan saat itu tanggung jawab dari bagian pemerintahan Pemkab Bojonegoro,yang kontrakrornya dari CV Makmur, Balen Bojonegoro,” katanya.

(pur)