Berburu Rekom PPP di Pilkada Tuban, Eko Wahyudi Mainkan Kartu Kosong

- Team

Senin, 31 Agustus 2020 - 11:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiadjit saat menerima rekonendasi dukungan dari DPP PPP untuk maju mencalonkan bupati di Pilkada Tuban 2020.

Setiadjit saat menerima rekonendasi dukungan dari DPP PPP untuk maju mencalonkan bupati di Pilkada Tuban 2020.

TUBAN. Netpitu.com – Kendati telah ditinggalkan oleh Partai Amanat Nasional ( PAN ), namun bakal calon bupati Eko Wahyudi, tetap ngotot ingin meraih dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan yang kini mendukung Setiadjit.

Dengan merangkul alumni santri pondok Sarang dan sejumlah kader PPP, Eko Wahyudi, seolah ingin membalas perlakuan politik yang dilakukan PAN terhadap dirinya.

Selain itu, Eko pun juga menangih janji pada DPC PPP Tuban, untuk diusulkan mendapat dukungan rekomendasi pencalonan bupati – wakil bupati dari DPP PPP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Entah kartu apa yang akan dimainkan Eko Wahyudi, namun yang jelas Bacabup yang batal mendapat dukungan PAN ini, 99,9 persen bakal hanya menuai kekecewaan untuk yang kedua kalinya.

Baca Juga :  Partai PAN Dan PKS Berikan Bantuan Pada Warga Penyandang Disabilitas

Lantaran rekomendasi dukungan PPP yang sekarang hendak direbutnya dari pasangan Setiadjit – Armaya, dipastikan tak bakal tercabut atau berpindah ke tangan Eko Wahyudi.

Menanggapi desakan alumni santri Sarang tersebut, Wakil Ketua DPW PPP Jawa timur, H. Sunaryo Abuma’in, SH. MH. kepada netpitu.com, mengatakan bahwa rekom PPP untuk Pilkasa Tuban sudah final diberikan kepada pasangan Setiadjit – Armaya.

Upaya Eko Wahyudi dalam merebut rekom PPP dari Setiadjit hanya akan membuahkan kesia-siaan dan kekecewaan. Karena bagi PPP pertimbangan politisnya sudah jelas. Berapa kursi dukungan dari partai yang sekarang ini sudah didapatkan Eko Wayudi ?.

Baca Juga :  Soal Dugaan Penyimpangan RAB Proyek Pelebaran Jalan Nasional Bojonegoro - Balen, PU Bina Marga Diminta Tegas

Dengan hengkangnya PAN, praktis Eko Wahyudi hanya mengantongi dukungan dari partai Gerindra yang menguasai 5 kursi dan Nasdem yang hanya memiliki 2 kursi DPRD Tuban. Jika ditambah PPP yang punya 2 kursi, maka total jumlah kursi dukungan baru 9 kursi.

Sedangkan syarat pendaftaran sebagai peserta Pilkada calon kepala daerah wajib memiliki dukungan 20 persen kursi dukungan DPRD, atau 10 kursi untuk Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  Rumah Aspirasi Partai NasDem Bojonegoro - Tuban Resmi Dioperasikan

Dengan demikian, kendati PPP bergabung mendukung Eko Wahyudi, jumlah kursi dukungan yang dimiliki Eko Wahyudi, tidak mencukupi kuota minimal, yang berjumlah 10 kursi.

“PPP hanya punya 2 kursi. Jadi ya percuma jika rekom dukungan PPP diberikan pada Eko,” papar Wakil ketua DPW PPP Jatim, kepada netpitu.com, Senin, (31/08/2020). Terlebih sekarang ini partai Gerindra juga sudah mengalihkan dukungannya ke pasangan Setiadjit – Armaya.

Lantaran Eko Wahyudi dinilai tidak mampu memenuhi 10 dukungan kursi DPRD Tuban. Sehingga percuma jika mereka harus mempertahankan dukungan partainya pada Eko Wahyudi.

(ro)

Penulis, Edy Kuntjoro.

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03