oleh

Jaga Kelestarian Alam Saka Wana Bhakti KPH Parengan Ajak Warga Tanam Pohon

TUBAN. Netpitu.com – Kepramukaan Saka Wanabakti tidak bisa dipandang sebelah mata karena mereka hanya satu-satunya lembaga anak muda di bidang Pramuka yang eksis dalam kegiatan kecintaan terhadap pelestarian hutan dan berusaha untuk menyeimbangkan ekosistem alam.

Baru-baru ini Saka Wana Bhakti Kesatuan Pemangkuan Hutan ( KPH ) Parengan melaksanakan penanaman di petak 43e, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Trembul, Bagian Kesatuan Hutan BKPH Mulyoagung pada hari Minggu pagi, (29/12/2019)

Petak 43e, RPH Trembul luasnya 1,5 Ha di merupakan Hutan produksi. Demi menyeimbangkan alam anak-anak saka pramuka ini secara serentak bersama masyarakat gerakan penghijauan dengan jumlah pohon yang di tanam sebanyak 1.650 pohon.

Sedangkan bibit- bibit yang ditanam dengan perincian untuk tanaman pokok Jati sebanyak1320 pohon, dan untuk tananaman pengisi jenis rimba, bibit Kesambi dengan jumlah 330 pohon

Penanaman yang di lakukan oleh Saka Wana Bhakti ini juga dikuti oleh segenap Kepala Resort Pemangkuan Hutan KRPH, Mandor Tanam, LMDH Bangun Wono Mulyo, Desa Mulyoagung dan pejabat daerah Asper BKPH Mulyoagung Moch Badar.

“Saka Wanabakti KPH Parengan ini sebelum melaksanakan kegiatan penanaman tersebut untuk lebih semangat dan meningkatkan ketangkasan anggota pada hari Sabtu tanggal 28 /12/2019 lebih melaksanakan kegiatan giriwana rely di TPK Ngogro dan kemah di Wana Wisata Air Terjun Ngilirip,” ujar Badar saat dikonfirmasi netpitu.com, Minggu, (29/12/2019).

Dalam acara penutupan dan pelantikan anggota Saka Wana Bakti yang baru itu, Wakil Administratur KPH Parengan, Suhartono, menyatakan sebagai anggota Saka Wana bakti merupakan wadah yang tepat bagi generasi muda yakni rimbawan muda untuk belajar, murni berbakti dan mengabdi pada lingkungan hidup.

“Paling utama dari tradisi Saka Wana Bakti bagi anggota-anggotanya selalu ikut atau punya peran penting dalam menjadikan hutan tetap lestari dan untuk semua kegiatan ini saya ucapkan terima kasih, karena adik – adik mau menjadi anggota Saka Wana Bhakti KPH Parengan secara ihklas, semua ini sudah sesuai dengan prinsip dasar metode ke pramukaan yaitu Ing ngarso sun tulodho, ing madya mbangun karso.

(met)