BOJONEGORO. Netpitu.com – Kemarau panjang tahun ini menjadi berkah tersendiri bagi petani tembakau. Lantaran dengan tidak turunnya hujan memberikan dampak pada peningkatan kualitas dan kemahalan harga tembakau.
Seperti diungkapkan Ismail, petani tembakau Desa Sumberagung, Kecamatan Kepoh baru, kemarau panjang tahun ini merupakan berkah bagi petani tembakau. Dibanding harga tembakau rajangan tahun lalu yang mencapai Rp. 30 ribu per kilogram, harga tembakau tahun ini lebih mahal.
” Satu kilogramnya mencapai Rp. 40.000,- sampai dengan Rp. 43.000,-. Harga jauh lebih baik dari harga tembakau rajangan tahun lalu,” ungkap Ismail kepada netpitu.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ismail,masih rendahnya harga tembakau pada tahun lalu karena meski sudah memasuki musim kemarau namun hujan masih turun.
Terpisah menurut Sutrisno ( 43 ) Petani tembakau di Dusun Pejok, Desa Mojosari, Kec. Kepohbaru mengatakan bahwa cuaca yang begitu cerah memberi berkah bagi petani tembakau di tahun ini.
” Alhamdulillah harga tembakau rajangan tahun ini cukup bagus dan menguntungkan bagi petani NK i tembakau,” ujar Sutrisno.
( Yon )











