
BOJONEGORO. Netpitu.com – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono hadir menyaksikan perhelatan Muscab IX Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kab. Bojonegoro, Rabu (29/07/2026), di Ballroom hotel Dewarna, Bojonegoro.
Selain bupati hadir pula Kepala Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro, Perwakilan DPKPCK Bojonegoro, Perwakilan Disperta Bojonegoro, Perwakilan Dinas SDA Bojonegoro dan Perwakilan Dinas Pendidikan Bojonegoro serta Perwakilan Dinas Kesehatan Bojonegoro, pengurus Gapensi Jatim dan Gapensi daerah sekitar Bojonegoro.
“Forum ini digelar bukan hanya sekedar agenda rutin lima tahunan, melainkan juga sebagai bentuk evaluasi, konsolidasi, sekaligus proyeksi untuk menghadapi dinamika dunia jasa konstruksi yang semakin menantang”, kata Yudhi Wahyumaniaji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yudhi berharap, kepada kepengurusan Gapensi Bojonegoro yang baru nanti, untuk terus dapat menciptakan infrastruktur yang baik, sebab melalui Infrastruktur tersebut merupakan pondasi utama dalam upaya menggerakkan ekonomi daerah.
Sementara itu, bupsti Setyo Wahono sangat mengapresiasi jalannya Muscab Gapensi. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pengusaha lokal merupakan hal yang penting. Terlebih dalam menentukan arah kebijakan pembangunan infrastruktur ke depan.
Untuk mewujudkan itu, Bupati Wahono mengajak seluruh rekanan yang tergabung dalam Gapensi untuk terus aktif mengikuti perkembangan mekanisme pembangunan yang semakin hari mengedepankan teknologi.
Dikatakan Bupati, Gapensi bukan hanya sebuah organisasi untuk mencari pekerjaan, melainkan juga harus menciptakan pengusaha jasa konstruksi yang berkompeten dan memiliki daya saing.
“Ke depan akan ada banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, pekerjaan rumah ini tidak hanya terjadi di bidang infrastruktur, melainkan juga terjadi di APBD, terlebih disektor minyak dan gas”, ungkap Bupati Bojonegoro.
Lebih lanjut bupati mengajak semua rekanan dapat meningkatkan skill dan kemampuan seiring berkembangnya arah pembangunan APBD Bojonegoro di sektor minyak dan gas.
“Sebab di Bojonegoro, saya belum pernah menemukan jasa konstruksi yang mempunyai spesifikasi engineering di bidang oil and gas, semua bermitra melalui KSO (kerja sama operasional)” kata Bupati Setyo Wahono.
( Yon )








