BOJONEGORO. Netpitu.com – Menduduki kursi ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Kab. Bojonegoro, Sasmito Anggoro, resign dari posisi ketua Serikat Media Syber Indonesia ( SMSI ) di Kabupaten yang sama.
Alasan melepaskan jabatan ketua SMSI ini kata Sasmito, lantaran ia tidak menghendaki rangkap jabatan dalam kepemimpinannya di PWI maupun SMSI.
Selanjutnya, dalam rapat pengurus SMSI yang digelar Sabtu, ( 11/04/2026 ) di salah satu resto di Bojonegoro, semua anggota SMSI sepakat mengangkat Kustaji menduduki jabatan ketua SMSI menggantikan posisi Sasmito.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Meskipun secara aturan diperbolehkan menjabat keduanya, saya tidak ingin egois. Saya memilih untuk mundur dari kursi ketua agar kita bisa berkolaborasi lebih luas. PWI sebagai organisasi wartawan dan SMSI sebagai organisasi perusahaan media harus saling mendukung untuk membangun ekosistem media yang kredibel,” ujar Sasmito.
Ia menekankan pentingnya wadah organisasi bagi pemilik media siber, terutama dalam hal perlindungan hukum dan legitimasi di Dewan Pers.
Menurutnya, SMSI siap melakukan pendampingan 100 persen terhadap sengketa pemberitaan yang menimpa anggotanya, selama bukan merupakan tindak pidana kriminal murni.
Sementara itu, Ketua terpilih SMSI Bojonegoro, Kustaji, S.E., M.M., menyambut amanah tersebut dengan rencana strategis yang lebih fokus.
Kustaji berkomitmen untuk menghidupkan fungsi setiap divisi agar tidak hanya terpaku pada pengurus inti (Ketua, Sekretaris, Bendahara).
”Saya ingin kita lebih profesional. Setiap divisi harus memiliki rencana kerja yang jelas selama tiga tahun ke depan, sehingga setiap tahun bisa kita evaluasi kinerjanya. Saya ingin semua pengurus terlibat aktif,” tegasnya.
Dengan nakhoda baru ini, SMSI Bojonegoro optimistis mampu menghadapi tantangan media digital dan memerangi hoaks melalui jurnalisme yang sehat dan berbadan hukum. (Yon)







