Wabup Tinjau Tempat Pembuangan Sampah di Jalan Ade Irma Yang dikeluhkan Warga

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Menanggapi keluhan warga soal bau busuk yang berasal dari tumpukan sampah yang terkumpul di Tempat Pembuangan Sampah ( TPS ) sementara yang terletak di Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Sumbang, Wakil bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, turun langsung ke lokasi TPS, untuk memastikan masih layak atau tidaknya kondisi TPS yang dikeluhkan warga, Kamis ( 02/06/2026).

Usai melihat kondisi TPS, wakil bupati Bojonegoro, Nurul Azizah kepada netpitu.com mengatakan bahwa keberadaan TPS Sumbang ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1976. Waktu itu jumlah warga yang tinggal di sekitar TPS masih sedikit dan jauh dari lokasi TPS. Namun sekarang ini, warga yang tinggal di sekitar TPS bertambah banyak.

Hal tersebut mengakibatkan menumpuknya sampah yang ditimbun. Apalagi TPS ini dipergunakan untuk menampung sampah warga di 2 Kelurahan, yakni Kelurahan Sumbang dan Klangon. Yang berdampak sampah cepat menumpuk dan menimbulkan bau yang mengganggu kenyamanan hidup warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Wabup Nurul Azizah, untuk mengatasi cepat menumpuknya sampah warga, Pemkab akan menyediakan satu TPS lagi sehingga bisa mengurangi tumpukan sampah yang ada di TPS jalan Ade Irma Nasution. Selain itu itu juga akan menambah jumlah tenaga kerja di TPS, sebanyak 4 orang dengan masing- masing jam kerja selama 6 jam.

” Empat ( 4 ) orang tenaga kerja di TPS nantinya akan bertugas secara bergantian. Dengan demikian diharapkan tidak ada sampah yang menumpuk, ” kata Wabup Nurul Azizah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Nanik Susmiati. S.KM. M.Kes. yang turut mendampingi Wabup, menanggapi keluhan warga akan bau tak sedap sampah menjelaskan posisi keberadaan TPS dan warga yang tinggal di sekitar TPS, lebih dahulu TPS-nya. Jadi waktu dibangun TPS warga yang tinggal belum banyak seperti sekarang.

Soal dekatnya posisi TPS dengan dapur SPPG, menurut Nanik, tidak masalah. Lantaran dapur SPPG memiliki barrier yang mempunyai melindungi dari serbuan lalat yang berasal dari TPA.

” Soal letak SPPG berdekatan dengan TPS tidak masalah dan tidak mengganggu. Dulu kan sudah kita survey saat mengajukan ijin mendirikan dapur SPPG dan kita sudah nyatakan aman dari pengaruh sampah yang berada di dekatnya.

( Yon )

Berita Terkait

Warga Minta Program MBG Dilanjutkan dan Bersihkan Koruptor Pada Tata Kelola MBG
Di tengah Melambungnya Nilai US Dolar, Warga Desa Sukorejo Terima Bantuan Pangan
160 KDMP di Bojonegoro Siap Diluncurkan
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran 1.061 KDMP
Atasi Banjir Kota, Pemkab Bojonegoro Butuh Mesin Penyedot Pasir
Soal Dana Desa, Jaksa Agung Minta Kejaksaan di Daerah Tak Kriminalisasi Aparat Desa
Genap Setahun Pemeritahan Bupati Bojonegoro, Rombak Pemain Tengah
Bupati Bojonegoro Resmikan IPA Wedoro

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:14

Wabup Tinjau Tempat Pembuangan Sampah di Jalan Ade Irma Yang dikeluhkan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 17:12

Warga Minta Program MBG Dilanjutkan dan Bersihkan Koruptor Pada Tata Kelola MBG

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:40

Di tengah Melambungnya Nilai US Dolar, Warga Desa Sukorejo Terima Bantuan Pangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:02

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran 1.061 KDMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:33

Atasi Banjir Kota, Pemkab Bojonegoro Butuh Mesin Penyedot Pasir

Berita Terbaru

PERISTIWA

Media Homeless VS Aturan Dewan Pers

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:22